“Jika kemudian petisi ini tidak ditindaklanjuti DPRD, maka kami akan melayangkan mosi tidak percaya kepada DPRD,” singkat Korlap Donal Palangi.
Wakil ketua DPRD Bolmut Salim Bin Abdullah yang menerima langsung massa aksi menyampaikan terima kasih karena aksi kali ini tidak anarkis.
“Apa-apa saja yang menjadi tuntutan AMPD hari ini, pasti akan ditindaklanjuti DPRD Bolmut secepat mungkin,” kata politisi PPP itu.
Menurut dia, sesegera mungkin kami akan bertemu dengan Bupati, menyampaikan menyangkut apa yang diaspirasikan AMPD.
“Kita ketahui bersama, apa yang diaspirasikan AMPD, yang memiliki wewenang penuh tentu adalah Bupati, DPRD hanya bisa menindaklanjuti tuntutan,” ucapnya.
Hal yang sama diutarakan anggota DPRD Bolmut Budi Setiawan Kohongia yang meminta kepada para aksi agar memberikan waktu kepada DPRD.
“DPRD adalah lembaga, jadi memiliki mekanisme dan diatur oleh UU untuk menindaklanjuti segala bentuk aspirasi rakyat, termasuk tuntutan AMPD,” ujarnya.
Namun menurut politisi Gerindra ini, secara pribadi saya merekomendasikan dirut RSUD Bolmut agar dievaluasi oleh bupati.
“Tuntutan AMPD kali ini akan menjadi agenda utama DPRD Bolmut kedepan,” tambah anggota DPRD lainnya, Surianyah Korompot yang diketahui merupakan mantan wakil bupati Bolmut.
Aksi itu kemudian dilanjutkan di depan kantor Bupati Bolmut.
(Nofriandi Van Gobel)
