Politik dan Pemerintahan

Survey PDI-Perjuangan, Kawatu Teratas

Gemmy Kawatu
Gemmy Kawatu

MANADO – Survey internal PDI-Perjuangan menghasilkan Asiano Gemmy Kawatu diperingkat pertama sebagai calon Bupati Minsel dari PDI-Perjuangan, disusul Farry Liwe dan Prof Ian Lombok.

Hal ini diungkapkan ketua DPD PDI-Perjuangan Sulut, Fredy Sualang kepada wartawan, Senin (04/01). Menurut Sualang survey dilakukan untuk mencari tahu tingkat dukungan masyarakat Minsel terhadap calon Bupati yang akan diusung PDI-Perjuangan.

Yudy Hukubun, kader PDI-Perjuangan Amurang kepada beritamanado, Selasa (05/01) pagi mengatakan, siapapun yang akan diusung akan didukung sepenuhnya oleh kader PDI-Perjuangan Minsel. “Sumua bakal calon yang mendaftar memiliki kapasitas, kami pasti dukung,” tutur Hukubun.  (JRY)

25 tanggapan untuk “Survey PDI-Perjuangan, Kawatu Teratas”

  1. Gosip terbaru, AGK-FER akan diusung partai gabungan, sekalipun ada juga isu JJL-KS juga diusung partai gabungan. Sungguh mengherankan napa calon2 yg ‘kabarnya’ bagus di survei & dpt dukungan besar rkyt Minsel ini hrs pontang panting cari kendaraan politik. pasti ada apa2nya di balik ini semua… Atau, birokrat/akademisi mmg hrs belajar byk soal logika2 politik orang partai… apa mau dikata..?

  2. Sy tertarik utk berkomentar lg di sini mengingat keyakinan dr pr pendukung setia AGK harus menemui fakta bhw saat ini calon terkuat dr PDIP bukanlah AGK melainkan FFL-FW. Sempat muncul kabar AGK masuk dlm survei internal Partai Golkar ttp kalah telak dr Tetty Paruntu yg sdh resmi diusung beringin itu. Skr muncul wacana Demokrat meminati AGK, tp msh harus bersaing ketat dg Johny Sumual dn kabarnya jg Ventje Tuela. Ini menandakan apa? Barisan pendukung AGK hrs lbh jeli lagi menyangkut popularitas & kadar elektabilitas AGK. Logikanya, sangat tdk mungkin calon yg berkualitas sehebat dipaparkan di atas & jg berdasar survei2 di atas koq ‘kurang’ diminati partai sekelas PDIP, PG, & PD yg sangat haus akan kemenangan dlm pilkada nanti. Dlm pikiran sy, stl Tetty berpasangan dg Tandayu, sementara PDIP kemungkinan besar mengusung FFL-FW atau mgk JJLombok-FW, tim AGK hrs bekerja sangat keras utk menjual bakal calonnya. Artinya, Plan B & C hrs lbh cerdas, sementara strategi2 sebelumnya harus dievaluasi total krn tdk cukup menjual AGK.
    Salam demokrasi

  3. Petinggi PDI Perjuangan memang harus hati2 menentukan siapa Calon Bupati yang akan diusung pada PEMILUKADA Kab. Minahasa Selatan, tapi mari kita melihat kenyataan dilapangan bukan melihat lewat survey (krn survey tidak melibatkan masyarakat MinSel secara kuantitas). Apresiasi masyarakat MinSel paling banyak tertuju pada sosok Asiano Gamy Kawatu dgn melihat pada :
    1. AGK adalah seorang Birokrat yang berkualitas dan kapabel buktinya saat menyatakan maju sebagai kandidat Calon Bupati beliau menjabat Kepala Dinas Perindusrian dan Perdagangan Prov. SULUT sekarang saat penentuan menunnggu SK DPP PDIP beliau diangkat sebagai Asisten II bid, Ekonomi dan Pembangunan Prov, Sulut.
    2. AGK adalah orang yang bersih, rendah hati, sederhana dan religius
    3. AGK dicintai dan diinginkan oleh Rakyat Minsel bukan karena Uang tapi karena kepeduliannya dan kemaunnya membangun Minahasa Selatan
    “Maju terus AGK kam Tou MinSel menunggumu”

  4. Tiga tahun saya tidak berNATAL di kampung halaman. Tapi Natal 2009 lalu saya sempat mengelilingi sebagian besar daerah Minsel. Sebagai warga Minsel saya sangat kecewa sekali ternyata tidak ada perkembangan yang berarti selama ini. Jika dibandingkan dengan Minut, tahun 2009 saja mendapat 4 penghargaan tingkat nasional. Salah satu adalah Adipura. Lantas apa yang dilakukan oleh bupati selama ini???
    Sudah saatnya Minsel dipimpim oleh orang asli Minsel (WANUATA) yang sudah mempunyai track record yang baik, punya komitmen membangun Minsel dengan networking yang sudah ada (ingat, networking sangat diperlukan untuk membangun ketertinggalan Minsel, mendatangkan investor, membuka jalur perdagangan, membangun potensi). Dan yang penting figur tersebut sudah terbukti religius.
    Sebagai warga perantau sangat merindukan nama harum Minsel berbicara ditingkat nasinal, seperti nama harum Sulut yang sukses dengan 3 event internasional tahun 2009 lalu.
    Saya yakin figur yang sudah di depan mata kita adalah yang terbaik saat ini. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk memilih figur bupati Minsel yang kredibel. Tuhan Yesus Memberkati Minsel.

  5. @ pak Romeo..
    hahaha… Julia Han = Julia Handi. sy bukan pendukung AGK atau bagian dr tim suksesnya. justru sy ‘menghangatkan’ diskusi di sini agar kita semua bisa menilai setiap isu politik dg logika yg pas dan realistis. bisa anda bayangkan di komentar2 berita survei ini, begitu yakinnya pendukung AGK pada hasil survei. padahal, survei sangat beragam dr sisi hasil, cara penyelenggaraan, hingga kepentingan dibaliknya. kan bisa saja kepentingan partai berbeda dg hasil survei, sekalipun survei dipakai sbg alat ukur awal penentuan kandidat. anda bisa bayangkan, bgm partai bisa sepenuhnya yakin pada hasil survei, yg notabene sdh didesain dan direduksi sedemikian rupa spy calon2 populer tp tdk match dg kepentingan partai tdk muncul (sbb klo dipaksakan dimunculkan, akan menimbulkan efek psikopolitik yg tdk baik bagi partai).
    jadi, dengan hasil survei tdk penuh spt itu (bias dg fakta lapangan), akankah partai mau berspekulasi mengambil keputusan penting dg dasar survei tsb? saya kira koq tidak ya. karena itu ada resiko politiknya.
    makanya, sekalipun AGK di sini diumumkan tertinggi, tp kan tdk dijelaskan brp selisihnya dg kandidat2 lain, atau katakanlan dg survei lain yg memasukkan nama populer spt Tetty Paruntu, Ventje Tuela, John Sumual, dll. partai sangat paham mengapa mendesain survei spt ini.
    jadi, saya masih ragu apakah AGK berdasar survei itu dia akan dipilih PDIP sbg cabup. makanya pula, saya ingatkan agar ada plan B & plan C spy tetap bisa bermain di sisa waktu sampai pilkada nanti. ini jg sebenarnya peringatan buat calon2 lain dr partai2 lain, yg sdh diwacanakan ttp belum ditetapkan scr resmi sbg kandidat partainya. see? apakah saya mengajak berpikir realistis & logis atau hanya mengada2.. :-)

  6. Ada yang menarik dari postingan2 Julia Han / Julia Handi (saya juga tidak paham yg mana Han atau Handi) … Sepertinya anda pendukung Gemmy Kawatu nih atau salah satu tim sukses …? Hmm …

  7. utk AGK & pendukung fanatiknya, jgn lupakan plan B & plan C utk antisipasi kalau2 kendaraan politik yg dipilih tdk memilihnya. penentuan calon sangat politis sifatnya, apalagi ada isu calon sebenarnya sdh ditetapkan dr pusat…

  8. Rakyat Minsel sebaiknya berpikir kedepan untuk memilih seorang pemimpin (BUPATI)..jangan nanti ketika dia terpilih…dia tinggal berpikir bagaimana harus mengembalikan kerugiannya saat mencalonkan diri menjadi bupati…karena …saat berjuang calon BUPATI…tampil gaya KONGLOMERAT..BAGI BAGI DUIT..walaupun duitnya tidak jelas darimana..ha..ha.,apakah duit halal atau ..yach..!!!, TETAPI sebenarnya torang orang Minahasa yang masih kuat adat istiadat..hal itu harus DIKEDEPANKAN dalam menentukan calon pemimpin…., DAN hal kedua yang sangat penting…seorang pemimpin adalah TOKOH PANUTAN..adat istiadat masyarakat KEMINAHASAAN…,punya kejelasan baik pribadi dan keluarga…., olehnya bagi saya dari sekian banyak calon.yang..baik…!!!! …AGK (Asiano Gamy Kawatu)….salah satu YANG TERBAIK….untuk DIPILIH….sebab.., AGK tampil untuk mencalonkan diri sebagai CALON BUPATI…menjadi FIGUR yang diMINTA DAN USUNG OLEH RAKYAT karena pengalamannya pernah menjadi PLT BUPATI MINSEL walaupun diwaktu sangat singkat..but..banyak yang telah dibuat…dan TERBUKTI….juga punya KAPABILITAS sebagai seorang BIROKRAT KARIR YANG TELAH TERUJI…,PUNYA PENGALAMAN DIBIDANG PERENCANAAN PEMBANGUNAN,EKONOMI,DAN KEMASYARAKATAN…,JUGA SEBEGAI PENENTU KEBIJAKAN DALAM PENINGKATAN DISEKTOR EKONOMI PERDAGANGAN…DISULAWESI-UTARA…,MEMILIKI AKSES AKSES PASAR PERDAGANGAN LUAR NEGERI….,Olehnya warga MINSEL bersyukur ….seorang AGK ingin memberi diri untuk BANGUN KAMPUNG HALAMANNYA SENDIRI.. dari apa yang AGK MILIKI….dari pada memilih pemimpin…yang bercarakter…””yang penting so..jadi BUPATI…”””
    …..Jaman sekarang bukan jaman dulu lagi…..!!!!…JAMAN DAULAT…..DUDUK..DUDUK..DIDAULAT ORANG…,PERINTAH ORANG SANA SINI DENGAN TONGKAT KOMANDO…., TAPI JAMAN SEKARANG SEORANG PEMIMPIN…HARUS KERJA,BERPIKIR,KERAS…RAMAH DAN SOPAN SANTUN..PENUH BIJAKSANA..DAN KEPIAWAYAAN…..nach…!! Caracter itu ada..pada GEMMY…., OLEHNYA BUAT MAYSARAKAT MINSEL….PILIHLAH…AGK…….., HIDUP GEMMY..MAJU TERUS..JANGAT TAKUT…GBU…!!!? ……………..AGK…TIDAK TERBIASA BAGI BAGI DUIT…!!!
    BUKAN BERARTI AGK…TIDAK PUNYA DUIT….!!!? AGK PUNYA DUIT..!.,TAPI AGK….. INGIN BILA TUHAN BERKENAN IA MENJDI BUPATI….
    AGK AKAN BAGI BAGI “DUIT” “DAMAI SEJAHTERA” DISEGALA BIDANG ” UNTUK RAKYAT MINSEL SELAMA LIMA TAHUN…..BUKAN DUIT YANG HANYA DINIKMATI DALAM WAKTU PILKADA…..KEMUDIAN…HABIS…!!! HA…HA..HAA.! ………..BRAVO…

  9. Klo sy sungguh menantikan saat2 pengumuman resmi para bakal calon akhir Januari ini. Apakah idealisme2 tersebut di atas masih mjd bahan pertimbangan partai2 politik. Atau lagi2 kita menyaksikan dagelan politik ala parpol ygg sdh berulang kali menyakiti hati rakyat. sbb parpol mmg tdk pernah beranjak dr “hukum besi oligarkhi”.

  10. Info:
    yang saya tau dari seluruh Partai yang memiliki hak utk mengusung Pasangan dlm Pilkada Minsel, diantaranya Golkar, PDIP, Demokrat & Partai Gabungan, hanya bapak Asiano Gamy Kawatu yang namanya dinominasikan di tiga partai tersebut. indikasinya terlihat dalam Survey internal Partai Golkar dan PDIP, hanya nama Asiano Gamy Kawatu yang eksis di dua partai berbeda tersebut. ini merupakan suatu Parameter terukur mengenai bagaimana Popularitas, Accepatabilitas dan Elektabilitas figur AGK di Minsel, sehingga namanya dinominasikan di 2 partai terbesar di Minsel tersebut.
    Mari kitorang mampu mengukur kualitas diri sendiri, demi kemajuan dan kebaikan kita bersama.
    AMIN

    Salam, Karen Pangalila Mahasiswi UNSRAT Manado.
    sedangkan untuk partai Gabungan sendiri, menurut media massa, Gerindra (Billy Regar. Kt Gerindra Minsel) dan Hanura pun sudah menjalin komunikasi Politik bersama AGK.

    Harapan saya, Minahasa Selatan dipimpin oleh figur yang benar-benar teruji, terpercaya, YANG MENGUNING DAN SUDAH MATANG sepak terjangnya selama ini.
    Bukan oleh figur yang datang-datang sampe!, mengandalkan uang dan hanya memanfaatkan hubungan Kolusi (kekerabatan) dengan pimpinan parpol, kemudian berspekulasi utk terjun di Pilkada Minsel.

  11. Sangat setuju dengan bpk Joppy Tandaju…
    +AGK semasa Plt. Bupati Minsel Telah melettakkan dasar-dasar Kabupaten Minsel,dan saya yakin bahwa bpk AGK maju ke pilkada minsel krna ingin MELANJUTKAN dasar2 yg sudah dimulai dr beberapa Tahun lalu..saya yakin rakyat minsel juga masih mengnginkan AGK untuk ‘KEMBALI’ “meneruskan” apa yg telah dilettakan sebelumnya…

    dan soal survei,sangat realistis dan b ukan pembohongan public bahwa AGK menempati urutan teratas berdasarkan bukti-bukti yg ditunjukan bpk Joppy,,
    kita masih akan melihat bebrapa survei ke depan yg akan muncul nantinya,saya yakin, partai Golkar juga akan mensurvei AGK dalam survei interenya nanti,dan beberapa survei independen lainnya…
    dan saya yakin di survei2 independen lainnya,AGK akan meraih urutan teratas…

    @bung Markus
    ,saya turut bangga dengan pandangan warga minsel diatas yg lebih memilih kualitas dan kapabilitas..’daripada “pemberian”sprti yang dikatakan diatas…
    semoga Pilkada minsel ini akan jauh lebih ber-“martabat” dari pemilihan sebelum2nya..

    soal pak ventje,saya setuju dengan bung markus yg mengatakan bahwa VT adlh figur yg baik,,namun seperti yang dikatakan bung markus sebelumnya,kurangnya ‘gizi politik’ dari VT MUNGKIN Telah mengakibatkan beliau melakukan kesalahan manuver politik sehingga tidak dikeluarkan dalam survei internal PDI-P…^^hwehwehwe..

    anway,bung markus tau darimana nama lengkap delan?????

  12. @ all
    Soal kapabilitas Gemmy mgk tdk perlu diragukan lagi. Hanya saja, apabila survei tsb sdh meng-exclude calon “tertentu” entah krn sanksi organisasi atau “orang luar”, dan nama mereka tdk ada dlm quotioner, jelas akan bias hasilnya. Hanya dg mengeluarkan nama VT saja misalnya, atau mengambil sampling hanya dr konstituen sendiri saja dlm penelitian lapangan, hasil sdh sangat berbeda.
    Dan menggunakan data survei spt ini sebenarnya nyaris spt bunuh diri sifatnya. Ingatkah Anda semua, Prabowo Subianto, Megawati, dan Jusuf Kalla adl korban2 survei tdk kredibel dalam pilpres lalu, krn pilihan politik semacam itu.
    Oh ya, utk lembaga riset apapun, baru diketahui validitasnya scr persis klo dlm pengumuman disampaikan metodologi, proporsi sample, dan batasan2 hasil analisisnya.

  13. @ all

    Saya rasa, pak Gamy Kawatu mmg layak sebagai The Next Bupati Minsel. Menurut saya, untuk dapat mengelola dan meManage Pmerintahan, dibutuhkan sosok yang mengerti dan paham benar akan pemerintahan itu sendiri.
    AGK mmg figure yang kapabel. apalagi sejak masa mudanya, kami sudah mengenal sepak terjangnya di berbagai organisasi kepemudaan, dari tingkat Rukun2 pemuda tontemboan, sampai pada Ormas2 pemuda tingkat Propinsi. Tidak heran kecemerlangannya itu berlanjut ke dunia Birokrat yang digelutinya. ingat AGK birokrat yang sudah mengenyam Penjenjangan sampai ke tingkat tertinggi (DIKLAT PIM I DEPDAGRI) yang artinya beliau merupakan Birokrat berkelas Eselon 1.
    karena itulah pada waktu lalu beliau dipercayakan menjadi Plt. BUPATI MINSEL.
    Oleh karena itu, tidaklah berlebihan rasanya kalau dalam berbagai Survey yang dilakukan lembaga2 survey ternama dan terpercaya, AGK Selalu menempati posisi pertama. DIANTARANYA :
    – Survey CSIS + Unima
    – Survey LSI
    – Survey Internal PDIP
    Ingat, lembaga2 survey diatas (CSIS+Unima, LSI) merupakan lembaga yang memiliki reputasi Nasional dan tidak diragukan kredibilitasnya.

    Harapan saya, Pilkada Minsel yang diramaikan oleh figur2 yang berkualitas, mampu menghasilkan Output yang berkualitas pula. Sehingga mampu membawa kesejahteraan kepada seluruh lapisan Masyarakat Minahasa Selatan, termasuk kita semua.

  14. @ Dinand
    Saya termasuk yg mempertanyakan hal tsb. sbb, VT adl incumbent & punya akar kuat di Minsel. dus, mengingat ini survei internal & posisi VT saat ini, bukankah sgt mungkin nama2 yg “tidak” dikehendaki “dikeluarkan dari daftar” pengumuman resmi, sekalipun dlm hasil real survei ada nama2 tsb.
    Sebab, apabila ada nama “asing” atau nama “tdk dikehendaki” berada di urutan atas, pastilah hal tsb memberikan efek psikologis yg kurang menguntungkan scr internal, dan bukan bahan publikasi yg bagus scr eksternal. Hasil real survei tdk utk diumumkan ke publik, kecuali survei oleh lembaga independen utk tujuan membaca tren di masyarakat. Jd, ini hal yg sebenarnya wajar.

  15. @ Delano Robert Yosua Pinasang,

    Substansi saya bukan pada RML nya, tetapi lebih kepada kedewasaan rakyat minsel yang memilih RML sebagai pemimpinnya, padahal saat itu ia notabenenya seorang birokrat yang tidak memiliki “Gizi Politik” yang memadai, seperti yang diutarakan saudari kita Julia Handi.
    makanya, saya bangga terhadap rakyat Minsel yang lebih mengutamakan kualitas dan kapabilitas dibandingkan dengan “pemberiannya”.

    _SALUTE FOR WANUATA MINSEL….!! SEMOGA MENJADI LEBIH BAIK_

    @ Saudaraku Dinand.
    Bung Ventje mmg figur yang baik….,saya pun heran beliau tidak masuk tiga besar Survey internal PDIP (1. AG Kawatu, 2. FF Liwe, 3. JL Lombok).

    MUNGKIN, karena beliau sedang menerima sanksi organisasi.

  16. sebelumnya mohon maaf ………………..suatu pembohongan pulic jika PDIP mengatakan kawatu teratas dalam survey……
    Di mana suara Ventje Tuela, S.Sos??????

  17. @bung markus:

    mungkin bpk RML(Ramoy Luntungan) adalah pilihan rakyat minsel..
    tapi,syangnya akhr2 ini para hukum tua mengeluh tntg terhambatnya pencairan add 2009,dan tidak dicairkannya add 2008…
    para hukum tua percaya bahwa dgn tidak di cairkannya hal itu sangat menghambat pertumbuhan rakyat sehingga tidak mewujudkan suatu ‘perubahan'(CHANGE) yang diharapkan..saya khawatir..putra terbaik minahasa ini yang nntinya berencana untuk maju sebagai calon gubernur nntinya tidak akan mewujudkan ;change’ yg dimaksud dalam stiap baliho dan stiker yg di pampang…

    bahkan,mereka(minsel) mengalami hambatan dan sedikit penurunan dlm perkembangan ekonomi thn2 terakhir di masa jabatan RML….bgaimana pendapat anda?

  18. @ Bung Markus,

    Setuju dg pandangan Anda. Hanya saya penasaran, apakah idealisme Anda tersebut atau calon-calon lainnya sanggup berhadapann dengan logika politik elit politik yg mjd tujuann para kandidat tersebut? Dan apakah partai besar mau merelakan posisi seperti bupati untuk orang di luar kader? Saya khawatir saja ini hanya semacam “atraksi politik” parpol utk menarik dukungan masyarakat. Ingat, yg saya maksud “gizi politik” itu statement elit parpol sendiri lho… Moga2 saja Gemmy Kawatu terpilih sbg kandidat supaya dnamika politik Minsel bertambah ramai. Sbb, saya amati Ventje Tuela kabarnya juga didukung kuat oleh akar rumput PDIP.

  19. Salam Sejahtera.
    @ Julia Handi…

    Salam dari Tanah MInahasa, yang terkasih ibu Julia sebelumnya saya membaca komentar anda pada berita “Christiany Eugenia Tetty Paruntu”, dari situ saya mengetahui bahwa anda berasal dari Jakarta, dan rutin mengikuti perkembangan Pilkada Minsel melalui Blog-blog dan situs2 elektronik lainnya.
    Oleh karenanya, saya tertarik untuk memberikan informasi dan sedikit membuka cakrawala berpikir anda mengenai apa dan bagaimana sebenarnya masyarakat sulawesi Utara, terlebih khusus masyarakat Minahasa Selatan (Tountemboan) itu sendiri.

    Dari komentar anda diatas, saya menangkap ada semacam keraguan mengenai calon berlatar belakang Akademisi atau Birokrat, yang mana anda menekanakan pada kemampuan finansial atau yang anda bahasakan sebagai “persyaratan Gizi” sebagai syarat penting dalam memenangkan persaingan Pilkada.
    pada kesempatan ini, dapat saya sampaikan bahwa sesungguhnya setiap calon yang memutuskan maju dalam suatu kompetisi pilkada, pastilah telah mempertimbangan segala aspek dalam rangka memenuhi pembiayaan aktifitas politiknya. tentunya para kandidat tersebut bukanlah orang-orang yang tidak terpelajar sehingga berspekulasi dgn modal “dengkul” utk terjun dalam persaingan Pilkada nantinya. hal ini dapat anda cermati bahwa hampir seluruh Calon/kandidat yang bertarung pada pilkada Minahasa Selatan adalah figur-figur terpelajar yang mengenyam pendidikan yang baik (S1-S3). oleh karenanya saya optimis mereka adalah figur-figur intelektual dan rasional, sehingga sebelum mereka terjun dalam momentum Pilkada 2010 nanti maka segala sesuatu (lahir batin) telah dipertimbangkan masak-masak.

    Yang kedua, saya ingin menghimbau kepada kita semua, masyarakat di Republik ini, yang menurut pengamatan saya, seakan mengalami pergeseran cara pandang kita dalam mendalami apa makna dari pada Politik itu sendiri. dewasa ini, kita seakan mengkultuskan bahwa dalam rangka memenangkan pertarungan utk merebut kursi Legislatif ataupun eksekutif, hal yang utama dijadikan tolak ukur adalah kemamuan finansial. utk itu, saya berharap agar kita dapat meletakan kembali dasar moral dan hati nurani kita, bahkan mau merubah cara pandang kita kan hal-hal seperti itu. kita patut mencontoh PADA NEGARA AMERIKA SERIKAT, YANG MENGANUT DEMOKRASI LIBERAL, yang mana rakyatnya terlibat aktif dalam pesta demokrasi Pemilu, dengan tekad utk menghadirkan perubahan / CHANGE. sebagai buktinya PRESIDEN BARRACK OBAMA, sukses menduduki kursi kepresidenan dengan memenangkan Pemilihan Umum dengan angka yang mutlak.! dan yang lebih mencengangkan lagi, 60 % DANA POLITIKNYA, berasal dari partisipasi/solidaritas para pendukungnya. bukankah ini merupakan pembelajran Politik yang cerdas bagi Masyarakat kita.??!
    untuk itu, saya menghimbau kepada kita semua untuk lebih cerdas dalam menyikapi dan membedakan mana Cost Politic dan mana Money Politic, yang ,mana DANA POLITIK dan mana DANA “POLITIS”.
    “ingat! Segala sesuatu yang melampaui atau melewati estimasi Dana Politik, adalah Dana Politis”.

    Saya percaya, budaya sportif orang Tountemboan (Minahasa Selatan) dalam berdemokrasi sudah terbina sejak lama. BUKTINYA, rakyat Minahasa sudah terbiasa memilih pimpinannya (dari tingkat terbawah HUKUM TUA, KEPALA DESA ATAUPUN TETUA ADAT) dengan menganut sistem pemilihan secara langsung yang melibatkan partisipasi segenap masyarakat. Hal ini sudah membudaya dan berjalan turun temurun.
    Inilah alasannya, sehingga rakyat Minsel dengan elegan membuktikan kedewasaannya dengan memilih pemimpin. ingat, Bupati pilihan pertama Kabupaten Minahasa Selatan yaitu seorang R.M Luntungan, seorang Birokrat yang pada waktu itu tidak memiliki “Gizi Politik” seperti yang anda pertanyakan diatas. Saya bangga terhadap kedewasaan orang Minsel yang sangat rasional dalam memilih figur yang benar-benar memiliki kulitas dan kapabilitas dalam menjalankan pemerintahan. bukan hanya karena memiliki uang ataupun hubungan kekerabatan dengan para petinggi, lantas kemudan “memberanikan diri” untuk maju dalam Pemilihan kepala daerah.

    Semoga dapat menjadi wadah perkenalan dari kami masyarakat Minahasa Selatan.
    Salam dari tanah Tontemboan, Markus Tumbuan.

    PAKATUAN WO PAKALAWIREN…,
    Cita Waya Esa!!!

  20. Saya hanya mengamati dan penasaran sekali… Banyak balon bupati mendaftar melalui PDIP, ada yg birokrat, akademisi, dan jg politisi PDIP sendiri. Masalahnya, utk yg dari birokrat atau akademisi, apakah akan mampu memenuhi persyaratan ‘gizi’ yg menurut sebuah koran di Sulut ditetapkan antara Rp6-25 M. Untuk seorang akademisi atau birokrat yg hanya mengandalkan gaji dan tunjangan saja, dana sebesar itu jelas bukan perkara gampang. Bgm mencari kompromi atr idealisme di atas dg persyaratan gizi ini? Akankah calon birokrat atau akademisi bisa menang melawan kandidat yg adl kader/politisi internal partai?

  21. Tabea…
    Bagi saya Minsel butuh figur pemimpin yang paham benar akan pemerintahan, dan sudah teruji dengan memberi bukti nyata. bukan sekedar wacana dan janji2 politik.
    AGK mmg pas utk Minsel 2010-2015, karena ia dibesarkan di Tanah Tountemboan Minsel, dan berkarir di Pemerintahan Sulawesi Utara sebagai Birokrat yang Bersih, Jujur, dan Sederhana. Tidak heran pada 5 tahun yang lalu ia dipercayakan sebagai plt. Bupati Minahasa Selatan.

    Bravo A.G.K

  22. Saya rasa, hasil survey ini merupakan cerminan keinginan rakyat Minsel utk figur pemimpin Minsel kedepannya.
    Bapak Asiano Gamy Kawatu mmg sangat dirindukan utk memimpin Minsel 5 thn ke depan.
    ketokohan dan pembawaannya yang merakyat, sangat membekas di hati masyarakat. apalagi dengan pengalamannya menjadi Plt. Bupati Minahasa Selatan di Tahun 2005 lalu, yang mampu meletakan dasar pembangunan dan administrasi yang baik serta membuktikan kapasitas dan kapabilitasnya, sebagai Tou Minsel yg memiliki kesederhanaan dalam melayani masyarakat tanah kelahirannya.

    Maju teruz pak Gamy, masyarakat Minsel banyak berharap padamu.
    Cita Waya Esa!

  23. Sebagai masyarakat Minahasa Selatan, kami bangga terhadap PDI-P sebagai partai pemenang pemilu 2009 yang mampu menghadirkan pembelajaran politik yang baik bagi masyarakat melalui mekanisme perekrutan Calon Bupati untuk mewakili PDI-P, yang menurut pengamatan saya dilakukan dengan seleksi dan penilaian yang bertahap.
    Bilamana telah dilaksanakan Survey sebagai bentuk pengakomodiran ASPIRASI MASYARAKAT BAWAH, maka sudah sepantasnya aspirasi dan keinginan masyarakat tersebut diakomodir dan dijunjung tinggi.
    Yang pasti, kami sebagai masyarakat Minsel rindu akan sosok pemimpin yang:
    1. Putra Asli Tontemboan / Minsel
    2. Sudah berbuat dan berkarya bagi pembangunan Minsel
    3. Memiliki Kemampuan yang sudah teruji
    4. Membangun Karir dari bawah tanpa Nepotisme & Kolsi (Politisi, Birokrat
    & Akademisi)
    5. Sosok bersih dan jauh dari Korupsi dan Money Politics

    Semoga sosok pemimpin seperti inilah yang mampu merepresentasikan masyarakat Minahasa Selatan yang cerdas dan memiliki Idealisme dalam menetukan Pemimpinnya.

    CITA WAYA ESA>>>>………!!!

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara