Minahasa

Suhu Politik Minahasa Memanas. Pemuka Agama: Gereja Jangan Dimanfaatkan!

Suhu Politik Minahasa Memanas. Pemuka Agama: Gereja Jangan Dimanfaatkan!Langowan – Sebulan jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Minahasa, suhu dan tensi politik di Tanah Toar Lumimuut semakin memanas. Hal ini pun mendapat perhatian dan atensi dari kalangan pemuka agama.

Salah satunya diungkapkan Pastor Canisius Rumondor MSC, selaku pemimpin umat katolik wilayah Langowan dan Kawangkoan. “Gereja jangan dimanfaatkan untuk hal-hal yang berbau politik bukan berarti umat tidak bisa berpolitik. Yang tidak boleh adalah adanya kegiatan saling mempengaruhi apapun bentuknya di lingkungan gereja atau kegiatan persekutuan umat lainnya,” ujarnya saat memimpin perayaan ekaristi Minggu (04/11) kemarin, di Gereja St. Petrus Langowan.

Dikatakannya, umat silahkan berpolitik dan berdemokrasi. “Ya dalam hubungannya dengan Pemilukada Minahasa umat bebas menempatkan dirinya untuk memberikan dukungan kepada siapa saja. Namun harus pada tempatnya dan secara santun,” terangnya.

Ditegaskannya, organisasi yang ada dibawah naungan gereja seperti Dewan Pastoral Paroki dan kelompok kategorial tidak boleh dimanfaatkan menjadi alat politik yang berpihak kepada salah satu pasangan calon. “Jika ada tim sukses atau calon itu sendiri yang datang sambutlan mereka dengan baik. Dan biarlah hati nurani yang akan menentukan siapa yang akan dipilih nanti,” pesannya kepada seluruh umat. (ang)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara