Politik dan Pemerintahan

Suhendro Boroma Wakili Jurnalis Sulut Dampingi SHS ke Eropa dan Amerika

MANADO – Banyak yang bilang bahwa kunci sukses Dr SH Sarundajang, karena memakai beberapa wartawan sebagai ‘intelijen’ maupun ‘penasehatnya’. Terbukti saat berangkat ke Jenewa, Swiss, beberapa negara Eropa dan Amerika Serikat, SHS ‘dikawal’ dua insan pers, yakni, Suhendro Boroma yang merupakan pimpinan salah satu media, dan staf khusus, Michael Umbas, yang juga berlatar belakang wartawan.

Sebelumnya beberapa wartawan yang dikenal dekat dengan SHS adalah, Freddy Roeroe, dan beberapa wartawan lainnya. ”Figur SHS memang dekat dengan wartawan, lihat saja ke mana-mana bapak selalu membawa wartawan,” ujar Rizal Layuk, salah seorang wartawan.

Hanya informasi yang diperoleh beritamanado, saat ke Eropa dan Amerika kali ini, SHS tak membawa banyak wartawan, karena memang anggarannya cukup besar jika mengakomodir semua wartawan. ”Yang lain cuma SHS ada pangge waktu ke Bogor waktu terima penghargaan dari Mendagri, kalu itu banyak wartawan yang di bawa, ”ujar seorang wartawan yang meminta namanya tak ditulis. (abm)

15 tanggapan untuk “Suhendro Boroma Wakili Jurnalis Sulut Dampingi SHS ke Eropa dan Amerika”

  1. hehehe, karna itu noh SHS dapa gelar S3 di politik, dia depe ahli. kita tetap bilang partai2 besar di SULUT dibodohi oleh SHS ;-)

  2. Butul itu tole, skolah kwa kong jadi Gubernur. Ato minimal Gubernur pangge baku bantu rupa SB…memang banyak tukang mangiri!

  3. Jang bagitu E Muntu, ngana so sosere samua tu orang-orang pande di partai basar di Sulut. Depe arti dorang samua bodok, nyanda tau apa-apa, cuma SMS yang pintar, kong kase-kase bodok pa dorang. Pelecehan ngana ini….
    Bale ka topik, jang mangiri-mangiri kwa, dorang so tapilih, biar jo dorang jalani dong pe tugas, makanya kwa, blajar bae-bae, skola tinggi-tinggi, cari jalur bae-bae, spaya bisa sama deng itu. Dorang bisa dapa itu bukang deng santai, ada pengorbanan yang dorang bikin sampe dapa itu. Butul tole?

  4. KIAPA SO KALO DORANG BA JALANG-JALANG ! COBA KALO TORANG DAPA PANGGE MO IKO…BLUM TANTU LEI ..HAHAH…..KITA NYANDA PRO SAPA-SAPA ..KALO SAMPE SKARANG KITA LIA..TORANG PE GUB SHS…SO BANYAK YG DIA BEKING BUAT RAKYAT SULUT MESKIPUN TORANG SEBAGAI MANUSIA BIASA SELALU MERASA ADA YANG BELUM TERLAKSANA…ATAU BELUM PUAS…..POKOKNYA TORANG SAMUA BAKU-BAKU SAYANG DAN TERUS MAJU KE DEPAN.

  5. Onget pe tamang, boleh dang jadi gubernur sampe tiga periode? Kalu boleh, ta rasa Sarundajang mau sekali itu dia :).

  6. Cuma sayang Sulut bukan bangsa Arab di Timur Tengah. SHS bukan Husni Mubarak, Soekarno atau Soeharto. Kita kira torang pe gubernur SHS masih tau diri, nyanda mo bacalon sampe tiga periode. Kalo mo banding dengan Gubernur2 yang pernah pimpin Sulut, SHS masih lebe unggul, banyak kemajuan yang terjadi di Sulut. Kalo mo pilih Gubernur berikut, cari orang yang punya Visi lebih dari SHS. Majulah Sulutku!!!

  7. SB dgn MP-groupnya kan sdh lama menjadi wartawan/koran lokal yang paling terdepan mem-bakc up SHS sehingga SHS menjadi figur yang “seng ada lawang”/Barol nyanda mati-mati. Setau saya, tidak pernah ada berita di MP group yang me-“minuskan” SHS. Kasian nanti kalau SHS tdk berkuasa lagi. Bisa diserang Post Power Syndroma. Karena selama ini dia disanjung, dipuja, dielu-elukan oleh Media, para pejabat pemprov serta orang-orang memanfaatkan kesempatan itu. Tujuannya, apa lagi kalau bukan uang dan jabatan. Maka, jadilah SHS seorang figur Gubernur yang tdk mau dikoreksi, apalagi dikritik. Apa lagi menurut teori psikologi, semakin uzur usia seorang yang menduduki tampuk kekuasaan, semakin tinggi superioritasnya. Pada hal semua itu semu belaka. Ayo kita belajar dari pemimpin negara-negara Arab di Timur Tengah yang sekarang sudah digoyang oleh rakyatnya. Rata-rata sdh berusia tua, dan berkuasa di atas 5 tahun dan semuanya cenderung otoriter. Atau, jangan jauh-jauh, yang kita alami sendiri ketika Sukarno dan Suharto jatuh. Kedua-duanya sdh berkuasa di atas 10 tahun, berusia uzur. Dan kasian ya, berahkhir tragis bahkan muali dilupakan.

  8. samua cuma pasiar terus !! ….lebe bae tu doi dipakai untuk rehab bangunan sekolah, puskesmas, sarana jalan, gedung olah raga di sario, dan fasilitas umum lainnya ..

  9. Or, I would rather say: kalo SB memang wartawan senior, untuk kualitas laporan yg dia tulis nyanda butuh wartawan sesenior dia yg iko dgn shs…..

  10. Ngoni baca laporannya si SB di Manado Post kong bilang kamari disini apa depe laporan benar2 ada untungnya bagi investasi? Kalu kita baca, tu laporan cuma sekedar laporan perjalanan yang biasa ditulis oleh seorang tour guide untuk konsumsi para pembaca sebuah majalah supaya orang-orang yang membaca bisa tertarik berkunjung ke negara tersebut. Apakah dia melaporkan apa yang terjadi di konferensi? Tidak sama sekali. Ini menandakan dia ndak mangarti apa yang terjadi disana. Jujur jo, ele orang yang lancar bahasa Inggris (ataupun kalu ada terjemahannya) nyanda samua bisa mengikuti agenda yang bukan sama sekali bidangnya. Nggak ada doe wartawan yang bisa all round (mangarti segala macam bidang). Mungkin salah satu yg menarik ngoni lia adalah munculnya banyak foto, yg bisa bermanfaat untuk disebarkan ke masyarakat. Foto bisa berbicara banyak hal, tapi foto juga bisa menipu. Karena bisa diinterpretasi dari berbagai sudut (tergantung latar belakang org yg melihat).

  11. apa biaya2 perjalanan seorang wartawan bersama Gubernur SULUT itu dari APBD SULUT?

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara