Sementara itu, pembina sekaligus pelatih EDS UNIMA, Jenerio Mokalu, menyampaikan bahwa kepengurusan baru akan segera menghadapi agenda penting, yakni kejuaraan debat regional dan nasional.
Dua Kejuaran tahunan ini, kata Rio, menuntut kesiapan tim secara strategis maupun teknis. Oleh karena itu, latihan intensif dan pematangan materi debat akan menjadi prioritas utama dalam waktu dekat.
“Untuk target jangka pendek, fokus kami adalah pada kejuaraan yang diselenggarakan oleh Kemdiktisaintek RI, yakni NUDC (national University debating Championship) dan KDMI tingkat regional dan nasional. Latihan untuk menghadapi kejuaraan ini akan menjadi krusial bagi delegasi,” ujar alumnus YSEALI tersebut.
Tak hanya fokus pada kompetisi tahunan, Rio juga menegaskan bahwa target jangka menengah kepelatihannya adalah menciptakan ekosistem debat yang berkelanjutan di lingkungan kampus.
Apalagi, dukungan kampus yang besar buat prestasi mahasiswa.
“Untuk jangka menengah adalah program pengembangan pendebat-pendebat baru dan profilerasi sirkuit debat di universitas,” ujar Rio.
(***/Jhonli Kaletuang)
