
Manado – Isu politik yang berhembus di Partai Golkar belakangan ini mengait-ngaitkan pergantian Ketua DPD I PG Sulut. Nama Christiany Eugenia Paruntu sering disebut-sebut akan menggantikan Stefanus Vreeke Runtu yang belum lama dilantik untuk periode kedua.
Pengamat politik dan pemerintahan, Taufik Tumbelaka menilai wajar dinamika politik partai berlambang pohon beringin ini terus berubah, apalagi beringin Sulawesi Utara memiliki sejarah unik.
“Selama ini di Golongan Karya (Golkar, sekarang Partai Golkar – PG) di Sulawesi Utara ada sejarah unik bahkan sudah menjadi tradisi baku, selalu Ketua DPD I dipegang oleh seorang Kepala Daerah,” ujar Taufik Tumbelaka kepada BeritaManado.com, Kamis (24/11/2016).
Mantan aktivis UGM ini menyebut beberapa nama mantan kepala daerah yang pernah memimpin Golkar Sulut diantaranya: alm A.J Sondakh (Gubernur Sulut), Jimmy Rimba Rogi (Walikota Manado) dan Stefanus Vreeke Runtu (waktu itu Bupati Minahasa).
“Baru belakangan ini Ketua DPD I Partai Golkar dipegang oleh SVR yang saat ini adalah Wakil Ketua DPRD Sulut. Jika melihat fenomena ini maka dapat diprediksi paling lama setelah Pilkada Bolmong dan Sangihe akan ada penggantian Ketua DPD I kepada salah satu kepala daerah,” tukas Taufik Tumbelaka.
Sebelumnya beredar kabar bahwa Christiany Eugenia Paruntu yang biasa disapa Tetty, telah menjabat pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I PG Sulut.
Namun kabar tersebut telah dibantah oleh Sekretaris Partai Golkar Sulut, Eddyson Masengi.
“Tidak ada itu, kita berpegang pada legal standing, pak Vreeke masih ketua Golkar Sulut,” tukas Eddyson Masengi kepada BeritaManado.com, Kamis (24/11/2016). (JerryPalohoon)
