
Manado, BeritaManado.com — Bunaken disebut sebagai central point destinasi wisata kota Manado.
Dalam Rapat Koordinasi Pariwisata dengan tema Save Bunaken di Sintesa Peninsula Hotel, Selasa (19/12/2017), lewat Staf khusus Gubernur Sulawesi Utara bidang pariwisata Dino Gobel, hal tersebut lebih ditekankan, diantaranya minat turis ke Bunaken yang tak bisa dibendung.
“Mau tidak mau, suka atau tidak suka, Bunaken tetap menjadi sasaran para turis yang datang ke Manado,” kata Dino.
Hal tersebut pun mendapat perhatian besar dari pemerintah kota Manado, seperti yang disampaikan Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan, dimana keberadaan Bunaken bahkan bisa lebih terkenal dibanding dengan Manado di dunia internasional, meski dengan segala permasalahan didalamnya.
“Infrastruktur kota Manado memang belum siap menerima turis yang sangat banyak ini. Tapi turis pun tidak akan menunggu kita selesai membangun baru mau datang kesini. Apalagi Bunaken yang sudah mendunia itu pasti jadi tujuan turis,” kata Mor.
Lanjutnya, lewat Rapat Koordinasi Pariwisata inilah seluruh stakeholder terkait diharapakan dapat berembuk, membicarakan berbagai hal, termasuk persiapan menghadapi 2018 agar kedepan, bersama-sama makin giat bergotong-royong supaya pekerjaan ini jadi lebih mudah.
“Kedepan diharapkan kita lebih kompak, lebih serius, supaya terlihat kinerja kita hingga semua target ini sudah pasti tercapai. Jangan puas kalau hanya mendatangkan saja tapi kemudian pulang dengan kecewa, itu bukan kesuksesan namanya,” tambahnya.
Banyaknya masalah yang kini turut melekat saat Bunaken dibicarakan, sebut saja sampah, menurut Mor Bastiaan adalah tugas bersama dan sudah bukan masanya lagi saling menyalahkan.
“Jadi kita harus bersama-sama menghadapi masalah ini, salah satunya lewat rakor ini. Jangan saling menyalahkan, tapi mari cari solusi,” tutupnya.
(srisurya)
