Manado – 80 persen di 45 SKPD di Provinsi Sulawesi Utara malas menindaklanjuti hasil temuan dari pemeriksaan semester pertama yang dilakukan Inspektorat Provinsi Sulut.
Sontak saja Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil sempat marah-marah dalam pemaparan Tim Pemeriksa Inspektorat akhir pekan lalu. Sebab dari hasil temuan ini, dia mengatakan masih banyak terjadi kesalahan dalam pengelolaan keuangan daerah, pengadaan barang dan jasa maupun pengangkatan pejabat yang tidak sesuai dengan aturan kepegawaian, dimana pangkatnya tidak lebih tinggi dari staf, dan ini merupakan temuan yang ber-ulang-ulang.
”Walaupun temuan ini hanya dalam bentuk administrasi, namun kalau tidak ditindaklanjuti akan menimbulkan finansial bagi SKPD yang bersangkutan, “, katanya.
Diapun mengajak Kepala SKPD untuk mengundang Inspektorat dan BPK BMD atau BPK untuk pelatihan peningkatan pengetahuan dibidang pengelolaan keuangan daerah maupun pengadaan barang dan jasa, harapnya. (rizath polii)
