Bunaken – Akhir pekan yang cukup melelahkan bagi sang Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut. Pasalnya, meski sejak pukul 06.30 Wita pagi, seperti biasa harus disibukkan dengan menerima dan menampung aspirasi warga lewat program radio Wali Kota Ron Manado. Dan selanjutnya memantau seleksi CPNS di kantor Regional BKN Manado, serta mengikuti ibadah pemakaman Lurah Singkil 2 Alm Noni Rompah, Jumat (31/10/2014)
Tak mau mengabaikan kerinduan warga di kepulauan khususnya di lokasi wisata Bunaken, namun Wali Kota Lumentut dan rombongan harus tetap nekat mengarungi ganasnya ombak yang bertiup cukup kencang saat itu.
Saat tiba di Bunaken, Wali Kota Lumentut yang didampingi Kadis Pariwisata, Hendrik Waroka langsung diserbu warga khususnya pedagang yang menghiasi lokasi wisata andalan di Kota Model Ekowisata ini. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Lumentut juga turut ditemani rekan-rekan Dosen Fakultas Teknik Unsrat untuk melalukan program Pengabdian Kepada Masyrakat khususnya Solusi Keteknikan Bagi Masyrakat Pesisir.
Dijelaskan Wali Kota Lumentut, pihaknya sangat merindukan adanya percepatan pembangunan di daerah kepulauan seperti di Bunaken dan Manado Tua. Oleh karena itu, lewat kerja sama Pemkot Manado dan Fakultas Teknik masih dalam rangkaian Dies Natalies Fatek ke 50. Maka datang untuk mendengar langsung keinginan warga kepulauan seputar, pembangunan apa yang secepatnya diperlukan atau prioritas. Menurutnya, pembangunan seperti perluasan dermaga, jalan lingkar hingga penerangan pemukiman warga yang sangat dibutuhkan.
“Warga di kepulauan memang masih banyak butuh perbaikan dan penambahan pembangunan, dan itu diperlukan program pembangunan yang tepat sasaran. Jadi mari warga sampaikan apa yang perlu dibuat secepatnya kedepan,” jelas Wali Kota Lumentut dihadapan warga yang ada.
Menerima kunjungan ini, Ungke Alfrets salah seorang pemuda kepulauan mengaku bangga dan mengharapkan Pemkot Manado secepatnya merealisasikan janji bantuan pembangunan yang disampaikan. “Torang salut ke Pak Wali Vicky, janji jalan lingkar di Bunaken sudah ditepati dan kini telah terbuka, tapi mudah-mudahan ada perhatian pemeliharaan dari instansi terkait,” ungkap Ungke. (medco/robin)






BAGAIMANA PAK DENG KOTA MANADO ; KEMACETAN TAMBAH PARAH, JALAN RUSAK BERLUBANG, JEMBATAN BELUM SELESAI, GEDUNG KONI KUMUH, STADION KLABAT RUSAK, LISTRIK PADAM, PDAM MATI, SAMPAH BERSERAKAN,…. ??
Foto model…..
Foto model…….parah…