
Bitung—Sebagai kota yang terus berkembang, Kota Bitung tidak lepas dari masalah kemiskinan. Dan hal ini menjadi prioritas dari Pemkot Bitung untuk mencari solusi dalam menanggulangi masalah sosial tersebut.
Bahkan dalam menanggulangi masalah kemiskinan, pihak eksekutif dan legislatif saling bergandeng tangan untuk bersama-sama mencari solusi yang tepat. Terbukti dari keikutsertaan Ketua DPRD Kota Bitung, Santy Gerald Luntungan (SGL) dengan Wakil Walikota, Max Lomban dalam Rakernas Pendanaan Penanggulangan Kemiskinan PNPM Mandiri yang digelar Kamis (31/5) di Aula Birawa kompleks Menara Bidakarya, Pancoran Jakarta Selatan.
“Rakernas ini diadakan Dirjen Perimbangan Keungan Kementrian Keuangan RI dan Pengendalian PNPM Mandiri yang memberikan sejumlah materi mengenai masalah penanganan kemiskinan,” kata SGL kepada Beritamanado.com.
Menurut SGL, Rakernas ini sangat pentinga dan bermanfaat untuk diikuti, mengingat Kota Bitung adalah kota yang sementara berkembang dan tidak akan lepas dari masalah penambahan kemiskinan. “Kendati angka kemiskinan di Kota Bitung tergolong minim jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia, namun kita sudah harus tahu dan mengerti cara dan apa-apa yang akan dilakukan dalam melakukan penanggulangan,” katanya.
Lebih lanjut SGL mengatakan, materi yang disampaikan dalam Rakernas tersebut adalah materi kebijakan percepatan penanggulangan kemiskinan dan materi pokok-pokok kebijakan pendanaan urusan bersama untuk penanggulangan kemiskinan. Juga isu-isu kunci yang perlu dijawab bersama tentang Rencana Strategis yaitu mengenai integrasi PNPM Mandiri pada tingkat pusat maupun pada tingkat komunitas.
“Dengan demikian, model program pemberdayaan yang ada di sejumlah kementerian/lembaga terlaksana lebih efektif di masa mendatang. Begitupun kita di daerah,” jelasnya.(EN)
