Manado – Siang tadi getaran dari letusan Gunung Lokon dirasakan warga hingga radius 5 kilometer (km), ketinggian letusan tidak diketahui karena tertutup dengan awan hingga secara visual tidak terpantau setelah letusan tersebut. Hingga saat ini, aktivitas Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara berangsur normal.
Meski demikian, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, Hoyke Makarawung tetap meminta agar masyarakat tetap tenang dan waspada dalam melakukan aktifitas. Dia juga mengingatkan kembali bahwa warga tidak boleh beraktivitas di radius 2,5 km dari gunung.
“Dari koordinasi yang dilakukan dengan BPBD Kota Tomohon dan juga dari masyarakat ternyata masih melakukan aktifitas seperti biasa, dan ada yang mengatakan ini sudah biasa. Sebetulnya memang bukan soal itu tapi yang jelas bahwa kita selalu mengadakan kesiap-siagaan dan koordinasi di lapangan, itu ternyata bahwa dari Tim Pusat Pak Surono juga sudah berada di lokasi dengan tim reaksi cepat. Mudah-mudahan antisipasi ini dapat kita laksanakan tapi yang terpenting rekomendasi radius 2,5 kilometer itu untuk aktifitas masyarakat itu dihentikan terlebih dahulu,” ujarnya.
Ia menambahkan “sejak kemarin sebenarnya aktifitas Gunung Lokon telah terjadi tapi secara perlahan-lahan, ini sebetulnya menunjukan cukup baik dari pada dia (Gunung Lokon) terjadi penumpukan kekuatan, tenaga yang menyebabkan letusan yang cukup besar,” katanya.
Makarawung mengharapkan agar bantuan alat-alat berat dari pusat segera akan datang. Hingga kini, Gunung Lokon setinggi 1579 meter di Kota Tomohon, itu masih dengan status Siaga (Level III). (jrp)
