AMURANG —Selamatkan uang rakyat Kabupaten Minahasa Selatan. Kata diatas, ditujukan kepada Bupati Christiany Eugenia Paruntu atau biasa disapa dengan sebutan Tetty Paruntu. Bahwa, bupati cantik pilihan rakyat Minsel ini supaya dapat menyelamatkan uang rakyat. Maksudnya, sejak dilantik Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang 14 Desember 2010 lalu. Maka, bupati CEP harus memiliki andil besar dalam rangka menyelamatkan uang rakyat. Diantaranya, melalui penghentian dulu penerimaan CPNS.
Dan terbukti, penjelasan Bupati Tetty Paruntu bahwa tahun 2011 ini, penerimaan CPNS belum ada. Kecuali itu, kebutuhan mendesak dalam rangka penambahan CPNS. Namun, hingga kini belum ada pengusulan CPNS. Hal tersebut dibenarkan Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel Drs Jootje Dehoop, Msi.
‘’Memang diakui, bahwa hingga kini belum ada pengusulan CPNS tahun 2011. Sebab, untuk pengusulan saja harus melalui BKDD, BKN dan Menpan & RB. Jadi, tak sembarangan merekrut CPNS. Jadi, dapat diluruskan, kalau Kabupaten Minsel belum ada penerimaan CPNS,’’ ujar Dehoop.
Katanya, bahwa untuk pengusulan CPNS dipastikan harus sesuai petunjuk Bupati Tetty Paruntu. Namun demikian, pihaknya belum menerima usulan dimaksud. Bagi kami, bila diusulkan bupati harus lakukan penerimaan CPNS. Maka, BKDD pun akan melakukannya.
‘’Tapi, hingga kini belum ada. Sekali lagi, penegasan bupati CEP khusus di Minsel belum akan menerima CPNS tahun 2011. Kenapa dilakukan bupati, kalaupun ada dipastikan baru akan terjadi tahun kedepan. Menurut Dehoop, ini juga dalam rangka menyelamatkan uang rakyat. Karena, uang rakyat akan membayar gaji para PNS dan CPNS yang ada di Minsel,’’ katanya.
Juru bicara Pemkab Minsel Alvons J Sumenge, SSTP juga sependapat dengan Dehoop. Bahwa, penegasan bupati Tetty Paruntu bahwa tahun 2011 ini belum akan ada penerimaan CPNS. ‘’Namun, semuanya itu baru akan terjadi bila bupati mengijinkan. Sampai kini, belum ada petunjuk dari bupati Minsel. Jadi, kami selalu berkoordinasi dengan BKDD Minsel. Ini juga dalam rangka penyelamatan uang rakyat Minsel,’’ tegas Sumenge.
‘’APBD 2011 saja, belum mencukupi. Bahkan, banyak pergeseran dilakukan Pemkab Minsel. Juga, banyak dana diadalamnya digunakan untuk membayar hutang Minsel. Maka dari itu, belum ada penerimaan CPNS sampai tahun 2011 ini. Kita tunggu saja, apakah hal tersebut akan dilakukannya,’’ tutup Sumenge sedikit ragu. (ape)


Kora2,, gnti jo koro2…
Perhatikan berita-berita dari Minsel, baik media elektronik maupun media cetak, tidak pernah menyebutkan adanya kepedulian dan kontribusi PEMKAB MINSEL kepada masyarakat, yang ada hanyalah pencitraan CHRISTIANY EUGENIA PARUNTU, seakan-akan semua dana dan pembangunan di Minsel adalah milik pribadi sang Bupati.
Ada pemujaan berlebihan, entah memang niat CARI MUKA para pejabat ataupun karena memang PETUNJUK sang penguasa untuk kepentingan pribadi. Hal ini memicu hal negatif termasuk PEMBOHONGAN PUBLIK. Karena seakan-akan memberikan doktrin dan membentuk opini masyarakat bahwa semua usaha Pemerintah Daerah sebagai satu kesatuan sistem pemerintahan dari Bupati, wabup sampai pada tingkat staf, tidak ada peran sama sekali kecuali peran dari Sang Bupati. Mengapa disebut pembohongan publik, karena informasi tidak diletakkan pada tempat yang sebenarnya. Sekilas semuanya dimanfaatkan sebagai alat PENCITRAAN sang penguasa.
Semoga media pun menyadari bahwa perlu diberikan informasi berimbang kepada masyarakat. Para wartawan semoga tidak mencintai uang dari penguasa yang hanya memanfaatkan media, media juga harus punya sikap, karena kita bagian dari masyarakat juga. Para pimpinan media juga tidak boleh menekan para wartawan lapangan untuk memuat hal yang tidak sesuai kondisi hanya karena sudah diajak makan-makan oleh sang penguasa. (Semoga comment ini dapat dimuat ol admin tnp edit)
ngana pe keluarga itu dorang mo KUTUK ACENG kurang rupa nga itu tuhan. SEMOGA ACENG CEPAT DI PANGGIL TUHAN, untuk bertobat dan kembali ke jalan yg benar…
Ha..ha..ha..ha penghentian terima CPNS itu maa program nasional…bukan program pemkab minsel….ada..ada saja
Selamatkan uang rakyat Minsel itu melalui:
1. Tetty Paruntu harus tinggal di Amurang, bukang tetap di Manado. Brapa itu ongkos BBM yang abis cuma buat pigi-pulang????? Cuma, mungkin kantor Bupati Minsel itu di Bumber kang.
2. Coba itu mobnas2 baru ditangguhkan dulu pembeliannya.
3. Rehab ruang2 kantor Bupati, Sekda, dll yang pake APBD 6,9 milyar Rp itu DIHENTIKAN dulu.
4. Nyandak usah ada penerimaan CPNS taong ini deng taong datang, yang so musti pension rupa Sekda M Kairupan so musti kase pension. kong maksimalkan itu PNS2 di Minsel dalam kinerja, kerja deng profesionalitas.
5. Stop dulu itu perjalanan2 dinas deng berbagai alasan2.
6. itu dana2 APBD stop jo kuak jaga ambe kong taroh di popoji pribadi, ini pesan buat Bupati/Sekda/SKPD, dan PNS2.
7. Coba kuak takut itu Tuhan, lantaran ngoni deng ngoni pe keluarga akan terkutuk kalo nyandak butul selama menjabat.