Namun, ketika Sekda bersama-sama para kepala OPD berangkat ke Jakarta, tidak ditegaskan agar para kepala OPD harus kembali ke kantor dan bukan secara bersama-sama melakukan tugas luar.
“Seharusnya tugas Sekda yang harus menyeleksi mana yang boleh berangkat mana yang tidak boleh. Kalo macam ini Sekda yang pimpin mereka (Kepala OPD, red) pelesir,” ujarnya.
William Luntungan juga menyoroti kebiasaan pejabat daerah yang sering pelesir menggunakan APBD.
“Baru kali ini kantor bupati kosong karena hampir semua Kepala OPD dapat izin keluar daerah bersama-sama. Pelesir berkedok konsultasi. Pelesir tapi pakai uang negara. Rakyat sudah tidak bodoh. Ini bukan zaman orde baru,” kritik William.
Sementara itu, pada akun Facebook resmi Pemkab Minahasa Utara dengan nama Hubungan Masyarakat Pemkab Minut, diunggah sejumlah foto kehadiran para kepala Eselon II termasuk Sekda Minut Novly Wowiling saat menghadiri ujian komprehensif Bupati Joune Ganda di Universitas Indonesia.
Ada juga foto lari pagi Bupati Minut Joune Ganda didampingi para pejabat, yang berlokasi di Jakarta.
(Finda Muhtar)
