Berita Utama

Secarik Surat, Sejuta Makna: Senyum Tenaga Medis Dibalik Kritik Terhadap RSUP Kandou Manado

Secarik Surat, Sejuta Makna: Senyum Tenaga Medis Dibalik Kritik Terhadap RSUP Kandou Manado
Secarik Surat, Sejuta Makna: Senyum Tenaga Medis Dibalik Kritik terhadap RSUP Kandou Manado.

Manado, BeritaManado.com — Di tengah riuhnya kritik dan keluhan terhadap pelayanan RSUP Prof Dr R D Kandou Manado yang sering kali menjadi sorotan, secarik surat singkat ini datang bak embusan angin segar.

Surat yang berisi curahan hati seorang pasien ini bukan hanya sekadar tulisan, melainkan sebuah pelipur lara bagi para tenaga medis dan kesehatan yang setiap hari berjuang memberikan pelayanan terbaik.

Ternyata, di balik segala kritik, masih banyak pasien yang merasakan kepuasan dan bersyukur atas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit rujukan utama di wilayah Indonesia Timur ini.

Sayangnya, kisah-kisah positif semacam ini jarang sekali tersiar ke publik, seolah tertutup oleh narasi negatif yang lebih sering terekspos.

Salah satu contohnya adalah surat singkat dari seorang pasien berikut ini.

Dengan tulus, ia menyampaikan terima kasih mendalam atas pelayanan yang diterima dari tim medis RSUP Kandou, bahkan tak lupa menyertakan doa.

Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya dari:
Saya Pribadi, James Mondong + Ibu & Kel
Dr Robby Dondokambey + Ibu
Dr dr Alda Manampiring
Bapak Rene Tangkudung
Aaltje Dondokambey (istri)
Kepada:
dr Neni
Para dokter & perawat Irina Anggrek 2
Tuhan Yesus Memberkati.

Sebelumnya, ungkapan hati yang tulus juga disampaikan keluarga pasien atas perhatian tenaga medis dan kesehatan yang diberikan selama merawat orang tua mereka.

Secarik Surat, Sejuta Makna: Senyum Tenaga Medis Dibalik Kritik Terhadap RSUP Kandou Manado

Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras dan pelayanannya yang tulus dari para dokter, perawat, dan staf di IRINA F bawah, Kamar No. 1, dalam merawat Oma kami, Ibu Rieke Dumais, dan banyak pasien lain.

Semoga segala kebaikan dan dedikasi Bapak/Ibu mendapat balasan terbaik dan senantiasa diberi kesehatan serta kekuatan dalam menjalankan tugas mulia ini.

Obat disiapkan penuh ketelitian

Pasien dirawat dengan sepenuh hati

Semangat terus dalam pengabdian.

Kebaikan kalian abadi di hati

Amsal 14:30

Thank You

Ungkapan sederhana ini menjadi cerminan nyata dari kepuasan pasien dan keluarganya atas perawatan yang mereka dapatkan.

Sebuah pengingat bahwa di balik segala tantangan, masih ada apresiasi tulus yang patut dibagikan.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara