Bolmong Raya

Sebelum Wafat, Mas’ud Lauma Sempat Pimpin RDP dan Perjuangkan Nasib Tenaga Honor Non ASN

Sebelum Wafat, Mas’ud Lauma Sempat Pimpin RDP dan Perjuangkan Nasib Tenaga Honor Non ASN
RDP gabuangan Komisi 1 dan 3 bersama Asisten 3, Disdik, Dinkes,BKPP dan para tenaga honor non ASN

Bolmong, BeritaManado.com — Kematian tokoh politik dan kader terbaik Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari PDI Perjuangan Bolaang Mongondow (Bolmong), Hi. Mas’ud Lauma SE., menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat Bolmong.
 
Politisi senior yang juga mantan Sangadi Desa Tanoyan Utara, Kecamatan Lolayan, dikabarkan telah berpulang kepangkuan Illahi saat dalam perjalanan menuju kantor DPRD yang berlokasi di Lolak.

Dalam perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadinya, Mas’ud Lauma, mengalami kecelakaan lalulintas (Lakalatas) di ruas jalan Trans Sulawesi di Desa Solimandungan, Kamis (15/9/2022), hingga merenggut nyawanya.
 
Mas’ud yang juga Ketua Komisi 3 DPRD saat itu bergegas menuju ke Lolak untuk menghadiri sekaligus memimpin RDP lanjutan terkait adanya keluhan pendataan Non ASN.
 
Diketahui, sehari sebelum wafat, pada Rabu (14/9/2022), digelar sidang RDP di gedung DPRD Bolmong yang dipimpin langsung oleh Mas’ud yang juga dihadiri anggota komisi gabungan 1 dan 3.

RDP tersebut turut menghadirkan pihak Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bolmong, diantaranya Assisten III  dan Sekretaris Daerah (Sekda) serta Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan BKPP.

Tujuan RDP yaitu membahas surat Edaran Menpan-RB untuk penataan tenaga non ASN yang menjadi prioritas pemerintah.
 
Dalam sidang RDP tersebut, BeritaManado.com sempat merekam perkataan almarhum Mas’ud Lauma yang memperjuangkan nasib tenaga honorer atau non ASN.

“Pemahamannya yang mana, hari ini kan ada edaran. Tapi kita fokus pada tingkatan bawah,” ucap Almarhum Mas’ud.
 
Mas’ud Lauma saat itu mengatakan, ada informasi, para honorer K2 yang mengurus berkas sudah finalisasi, karena katanya sudah tidak ada lagi pendataan dan sudah putus di sini.

“Maka pada hari ini mari kita rembuk lagi bersama para anggota gabungan komisi 1 dan 3 dengan dinas terkait juga ada Pak Asisten juga dengan adanya K2 dan THL,” ujar Almarhum Mas’ud.

Mas’ud meminta kepada pihak dinas terkait untuk mensinkronisasikan lagi pendataan.

“Untuk pendataan di masing-masing dapil kita juga sudah ada untuk K2 dan THL. Maka dalam hal ini kita sinkronisasikan pendataan kembali dengan dinas terkait,” ucap Almarhum Mas’ud Lauma di hari terakhir dirinya menghadiri RDP.
 
(DeeMamo)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara