
TOMOHON, beritamanado.com – Kementerian Kesehatan menyebutkan di seluruh Indonesia hanya ada 9 kabupaten/kota yang tidak memiliki masalah gizi dan Kota Tomohon menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Sulawesi Utara yang masuk dalam kategori tersebut.
Dari 496 kabupaten/kota yang dianalisis oleh tim Pemantauan Status Gizi (PSG) pada tahun 2015 lalu terdapat 404 kabupaten/kota memiliki masalah gizi kronis dan 63 kabupaten/kota gizi akut. Daerah yang dikategorikan memiliki masalah gizi akut prevalensi anak pendek kurang dari 20 persen dan prevalensi kurus 5 persen atau lebih.
Masalah gizi kronis didefinisikan memiliki prevalensi pendek 20 persen atau lebih dan prevalensi kurus kurang dari 5 persen. Sedangkan daerah dengan masalah gizi kronis dan akut memiliki prevalensi pendek lebih dari 20 persen, serta prevalensi kurus lebih dari 5 persen. Jika prevalensi pendek kurang dari 20 persen dan prevalensi kurus kurang dari 5 persen maka dikatakan tidak ada masalah gizi.
Terkait hal tersebut, Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak mengungkapkan ini merupakan bukti nyata kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas seluruh jajaran pemerintah kota bersama masyarakatnya. “Semoga capaian ini akan terus memotivasi kita untuk terus melakukan lompatan besar memajukan Kota Tomohon. Tentu kita semua bangga atas pencapaian ini sebagai karya nyata yang akan terus kita torehkan bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya didampingi Wakil Walikota Syerly Sompotan. (ray)
