Berita Utama

Sarundajang Hadiri Tulude di Sitaro

Sarundajang Hadiri Tulude di Sitaro

Siau – Kabupaten Kepulauan Sitaro merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sangihe 4 tahun lalu. Walaupun sudah terpisah, namun pemerintah dan masyarakat Sitaro tidak melupakan akan budaya adat Tulude yang seperti biasanya dirayakan pada bulan pertama tahun berjalan. Selesai pelaksanaan Tulude di kabupaten Sangihe  31 Januari lalu, kini giliran Kabupaten Sitaro  melaksanakan Acara Adat Tulude, Jumat ( 10/02).

Di lapangan bola kaki Ake Sembeka kecamatan Siau Timur. Dalam sambutannya Gubernur Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarundajang. Menyampaikan bahwa acara Adat Tulude ini bernuansa spritual, keyakinan, budaya dari masing-masing pemeluk agama.

“Kita lestarikan budaya seperti ini, untuk memperkaya budaya Indonesia,” Ujarnya. Ditambahkannya pula bahwa masyarakat kabupaten Sitaro merupakan masyarakat yang ulet dan pekerja keras. Dan tak lupa pula Sarundajang memberikan apreasi kepada bupati Sitaro Toni Supit SE.MM yang sangat berhasil dan menyentuh terhadap kesejahteraan masyarakat Sitaro, buktinya peningkatan sektor perhubungan dan transportasi, dan infrastruktur.

“Maka kedepan saya akan mendukung sepenuhnya program Pemda Sitaro dibidang Ekonomi, agar mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat,” tambah Sarundajang.

Tak lupa pula gubernur menyampaikan kepada masyarakat Sitaro untuk berjuang ke Pemerintah Pusat agar komoditi Pala bisa dinaikan harganya karena Sulut pemasok terbesar Pala di Indonesia sekitar 70 % dan itu di hasilkan dari ke – 3 kabupaten di kepulauan ( Sitaro, Sangihe dan Talaud).

“Saya akan berjuang agar harga pala bisa ditentukan oleh pemerintah pusat bukan pihak luar negeri,” tambah Sarundajang yang banyak menorehkan prestasi ini.

Sementara itu, Bupati kabupaten Sitaro Toni Supit SE MM dalam sambutanya menyampaikan banyak terima kasih kepada gubernur bersama rombongan yang sudah hadir pada gelar seni adat Tulude dan ucapan yang sama buat ribuan elemem masyarakat yang memadati lapangan Ake sembeka ini.

“Ini sangat luar biasa, respon dari masyarakat buktinya banyak masyarakat yang datang dari semua kampung yang ada, bahkan ada yang dari Biaro dan Tagulandang” ujar Supit.

Hadir pula pada acara tersebut wakil Gubernur Sulut Djouhari Kansil bersama istri, Kapolda Sulut Carlo Tewu, Danrem 131 Santiago yang juga putra Sitaro Kolonel TNI Max Malioga, Wakil DanLantamal, Danlanud Sri Kolonel PNB Jorry Koloway, dan pejabat teras Pemprop sulut diantaranya asisten III Edwin Silangen, Jeffry Korengkeng Kaban Inspektorat dan beberapa pejabat lainya.(gun)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara