Berikut ini ulasan dari panelis untuk para pemimpin daerah:
Pertama, Wali Kota Makassar Sulawesi Selatan, Mohammad Ramdhan Pomanto.
Selama hampir dua periode Mohammad Ramdhan Pomanto yang populer disapa Danny Pomanto menjadi walikota, Makassar berubah dari stigma kota yang keras dan kurang bersahabat, menjadi kota termaju di Indonesia Timur dengan pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional.
Disertai fakta meraih angka kemiskinan terendah di Sulawesi.
Berkat pengalamannya sebagai arsitek, beliau membuat tata kota yang lebih baik, modern, maju dan bersih dengan bukti kota Makasar dapat meraih Adipura.
Demikian sederet karya Danny, anak lorong yang lahir-besar di lorong sempit kota Makassar dan berasal dari keluarga sederhana.
Ajaran dari orang tentang kesabaran dan keberanian menjadikannya walikota dan politisi yang tangguh, dekat dengan rakyat dan faham akar rumput.
Bermodalkan kinerja bagus dan kepemimpinan yang kuat ini, akan menjadikannya punya potensi besar untuk meraih jabatan publik yang lebih tinggi lagi di masa depan.
Kedua, Bupati Pasaman Sumatera Barat, Sabar AS.
Adalah politikus dan pemimpin yang handal.
Kerja-kerja politiknya sebagai wakil rakyat sangat diapresiasi warga daerah yang ia wakili.
Buktinya, ia mampu menjadi anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat hingga tiga periode, selanjutnya menjadi Wakil Bupati dan sekarang mengemban amanah sebagai Bupati Pasaman, Sumatra Barat, kampung halaman tempat ia dilahirkan.
Sebagai kepala daerah, Sabar mampu menjalankan program-program penting berkat kemampuannya mengambil keputusan berbasiskan partisipasi publik yang luas, khususnya di kalangan anak muda.
Berkat keberhasilannya ia menerima penghargaan Satya Lencana Aditya Karya Mahatya Yodha, sebuah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki kepedulian terhadap perkembangan dan kemajuan Karang Taruna di daerahnya.
Rekam jejak, pengalaman dan kualitas kepemimpinan beliau akan sangat mendukung potensinya untuk menjadi pejabat publik atau pemimpin daerah yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.
Ketiga, Joune Ganda, Bupati Minahasa Utara Sulawesi Utara.
Bupati ini identik dengan penghargaan. Sejak memimpin Minahasa Utara pada 2021, beragam penghargaan dari beberapa kementerian dan lembaga berhasil diraih Joune.
Sejumlah penghargaan itu terkait erat dengan nasib rakyat, seperti ketenagakerjaan, nasib anak-anak, soal kesehatan, juga tentang pengendalian stunting.
