Minahasa

Rilya Rawung: Pemimpin Harus Mengabdi dan Melayani

Rilya Rawung: Pemimpin Harus Mengabdi dan Melayani
Rilya Rawung bersama suami Revel Maliangkay usai pendaftaran Bakal Calon Hukum Tua Desa Lowian

Penulis: Frangki Wullur I Langowan

Elvy Rilya Rawung memiliki filosofi bahwa menjadi seorang pemimpin harus memiliki keberanian untuk menjalankan amanah masyarakat yang dipimpinnya melalui tindakan pengabdian dan pelayanan.

Mendaftar di injury time sebagai bakal calon Hukum Tua Desa Lowian Kecamatan Langowan Barat pada Senin (20/4/2026), Rily sapaan akrabnya mendapatkan dukungan dari keluarga dan kerabat.

Buah dari dukungan tersebut, Rily memantapkan niatnya untuk ikut dalam pesta demokrasi Pemilihan Hukum Tua Desa Lowian tahun 2026 ini.

Latar Belakang Pelayanan Gerejani

Rily juga ternyata merupakan seorang Pelayan Khusus di lingkungan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Imanuel Lowian dengan ruang lingkup pelayanan Anak Sekolah Minggu (ASM).

Dengan turut serta dalam pesta demokrasi di Desa Lowian, Rily ingin melebarkan sayap pelayanan kepada masyarakat luas yang memiliki latar belakang suku, agama dan RAS.

Penatua Rily sendiri mengaku awalnya sempat ada sedikit keraguan, namun setelah mendapatkan top[angan dan dukungan dari keluarga dan kerabat, dirinya meneguhkan dengan doa secara pribadi kepada Tuhan.

“Setelah mendapatkan keyakinan yang mantap dan dengan restu suami, akhirnya saya memberanikan diri untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Hukum Tua Desa Lowian. Semoga Tuhan merestui niat baik saya,” ungkap Penatua Rily.

Restu Sang Suami Jadi Kekuatan

Suami tercinta Revel Maliangkay juga tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada masyarakat Desa Lowian yang telah memberikan dukungan kepada sang istri untuk menjadi bakal calon Hukum Tua Desa Lowian.

“Sebagai suami tentu saya mendukung apa dicita-citakan istri saya. Sejauh itu didasari oleh niat baik untuk kepentingan masyarakat, maka tidak ada alasan bagi saya untuk tidan memberikan dukungan doa restu,” tandasnya.

Penatua Rily juga tak lupa berterima kasih atas doa restu dan dukungan sang suami yang telah memuluskan jalannya untuk memperluas pengabdian dan pelayanannya kepada masyarakat Desa Lowian.

“Bagi saya restu dari suami menjadi kekuatan untuk melangkan lebih jauh demi sebuah kerinduan untuk membawa kebaikan bagi masyarakat Desa Lowian,” ujarnya.

Ajakan untuk saling menjaga dan menghormati

Lebih dari sekedar pencalonan sebagai Hukum Tua Desa Lowian, Penatua Rily mengajak seluruh masyarakat yang ada untuk saling menjaga dan menghormati satu sama lain.

“Kita semua di desa ini juga punya pilihan kepada bakal calon lain. Jangan ada sesuatu yang dapat membuat relasi kita semua renggang apalagi putus hanya karena berbeda pilihan dan dukungan. Mari kita saling mendoakan agar pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara