Berita Utama

Raih Nominasi Kompolnas Award, Benny Mamoto Puji Program Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Ehabond dan Komix oleh Polsek Mapanget

Raih Nominasi Kompolnas Award, Benny Mamoto Puji Program Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Ehabond dan Komix oleh Polsek Mapanget
Ketua Harian Kompolnas Irjen Pol (P) Benny Mamoto dan tim, diterima Kapolsek Ipda Lesli Lihawa saat kunjungan ke Mapolsek Mapanget. (Bmc)

Manado, BeritaManado.com – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengunjungi Sulawesi Utara dalam rangka penilaian Kompolnas Award, Rabu 10 Juli 2024, kedatangan Kompolnas tersebut guna meninjau langsung Polsek Mapanget Polresta Manado yang menjadi salah satu objek penilaian Kompolnas Award.

Tim Kompolnas dipimpin Ketua Harian Kompolnas Irjen Pol Purnawirawan Benny Mamoto didampingi Komisioner Kompolnas H Muhammad Dawam dan rombongan.

Disambut dengan tarian Maengket dan musik klarinet khas Sulawesi Utara, kunjungan Kompolnas yang didampingi Waka Polda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi diterima langsung Kapolsek Mapanget Ipda Lesli Lihawa dan pejabat utama Polresta Manado.

Diketahui, Polsek Mapanget yang mewakili Polda Sulawesi Utara. diketahui masuk 10 besar nominasi Kompolnas Award bersaing dengan 360 lebih Polsek kategori A se-Indonesia.

Ketua Harian Kompolnas sekaligus ketua tim penilaian Kompolnas Award Irjen Pol Purnawirawan Benny Mamoto, Kompolnas Award merupakan sarana pemilihan untuk pemberian penghargaan kepada Satuan Wilayah (Polda, Polres, Polsek) dan Satuan Kerja Mabes Polri yang melaksanakan pelayanan publik.

“Merupakan sarana bagi Kompolnas untuk melakukan penilaian kinerja Satwil dan Satker Mabes Polri sesuai dengan tujuan Kompolnas untuk mewujudkan Polri yang Profesional dan Mandiri,” ungkapnya.

Lanjut Benny Mamoro, prestasi Polsek Mapanget patut dibanggakan, dimana Kompolnas mengadakan visitasi untuk melihat secara langsung apa yang ditulis dan dipaparkan terlaksana secara real.

“Kami mau melihat langsung bagaimana inovasi yang dibuat di sini bisa berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Terkait inovasi Polsek Mapanget terkait penanganan anak-anak yang mengkonsumsi lem ehabon yang marak di wilayah Mapanget, dirinya mengapresiasi hal tersebut.

“Ini tepat dilakukan Polsek Mapanget, karena saya tahu sendiri kalau ancaman penggunaan ehabon ini bagi anak-anak sangat serius. Untuk itu langkah ini tepat sehingga dengan inovasi ini dapat menyelamatkan generasi muda penerus bangsa,” tukasnya.

Diketahui, Inovasi Unggulan Polsek Mapanget dalam penanganan Kamtibmas misalnya.sejak kurun waktu 6 bulan sudah diamankan 8 orang anak-anak yang sering mengkonsumsi lem ehabon yang kemudian sudah direhabilitasi bekerjasama dengan yayasan bunga Bakung Manado.

Indikator-indikator penilaian Kompolnas award ini seperti rasio penyelesaian SKM, indeks transformasi pengawasan, integritas satwil, kinerja operasional satwil, manajemen media, indeks transformasi pelayanan publik, indeks transformasi pelayanan publik dan kemampuan satwil dalam melakukan pemetaan potensi kerawanan pemilu/pilkada.

Dari semua indikator tersebut, Polsek Mapanget berhasil mendapatkan nilai baik sehingga bisa masuk 10 besar dari 360 Polsek kategori A seluruh Indonesia.

Sementara, Kapolsek Mapanget Iptu Lesly Lihawa saat diwawancarai bersyukur kedatangan tim penilaian Kompolnas telah terjamu dengan baik.

Dirinya optimis Polsek Mapanget dengan inovasi yang ada dapat memenangkan Kompolnas Award.

“Bersyukur acara ini dapat berlangsung dengan baik dan mendapatkan respon baik dari Kompolnas. Dari 360an Polsek Mapanget sudah masuk 10 besar kita tentunya optimis mewakili Polda Sulut kita akan mendapatkan yang terbaik,” tandas Kapolsek peraih Hoegeng Award tersebut.

Deidy Wuisan

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara