
Langowan, BeritaManado — Safari Pastoral Tahun Pembinaan 2019 – 2020, Jumat (7/2/2020) sore sambangi Paroki St. Petrus Langowan.
Rombongan yang berkunjung ke Langowan terdiri dari 29 calon imam (28 Seminari Agustinianum Tomohon dan 1 dari OCD), 9 calon Bruder Tujuh Dukacita (BDT) dan 5 orang Pembina disambut oleh Psator Paroki St. Petrus Langowan Noldy Karamoy Pr dan sejumlah pimpinan umat serta Orang Muda Katolik (OMK).

Pada kesempatan tatap muka tersebut, perwakilan dari rombongan Safari Pastoral memberikan perkenalan singkat dan juga promosi panggilan di hadapan pimpinan umat dan OMK.
Salah satu Pembina Program Safari Pastoral Edmund Umpun mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dengan berjalan kaki dari Tomohon menuju Langowan, setelah sempat mampir di Kawangkoan.

“Hal ini dilakukan salah satunya adalah untuk menghayati semangat para misionaris zaman dahulu yang melakukan pelayanannya dengan berjalan kaki dari kampung ke kampung. Ini juga menjadi kesempatan untuk latihan fisik, karena menjadi seorang imam membutuhkan daya dukung fisik yang prima untuk melayani ratusan bahkan ribuan umat kelak,” katanya.
Sementara itu Pastor Noldy Karamoy Pr mengharapkan dengan adanya kegiatan Safari Pastoral dari para calon imam dan bruder ini, akan muncul benih-benih panggilan dalam diri para generasi muda gereja saat ini.

“Gereja membutuhkan calon-calon imam yang dapat memberi diri untuk masuk dalam suatu komunitas dan dibina serta menjalani masa pendidikan. Semoga apa yang sudah dimulai ini dapat terus menggema dalam kehidupan para OMK di paroki ini,” harapnya.
Ditambahkannya, pihak paroki akan sangat mendukung jika ada dari anak-anak muda saat ini bisa member diri untuk menjadi calon imam, bruder dan suster.
(Frangki Wullur)
