Manado – Keraguan sejumlah kalangan terhadap prestasi Atlet PON Sulut di Riau memang bukan tanpa alasan, karna Pelatda dalam menghadapi PON mengalami kendala yang disebabkan kesalahan perencanaan anggaran. Oleh sebab itu para atlet saat melakukan latihan tidak didukung dengan peralatan, begitupula untuk try out ke luar daerah, tidak dapat dilakukan, padahal try out itu penting untuk mengukur kemampuan atlet Sulut selama mengikuti Pelatda.
“Sekalipun ada kesalahan perencanaan disana bukan berarti kita gagal, kita minta kearifan dalam hal ini teman-tema di Dewan lebih khusus James Sumendap yang tahu persis permasalahan yang ada, dan kita sudah tidak bisa melihat kesalahan dimasa lalu tetapi kita perlu menata kembali dan menyelamatkan kegiatan yang telah dilaksanakan melalui selekda PON ini,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara Evans Steven Liow, S.Sos kepada beritamanado.com.
Ia berharap apa yang sebenarnya perlu digeser supaya bisa digeser dan juga dana 7,5 miliar rupiah di Kabupaten/Kota ini segerah masuk di rekening KONI supaya ini bisa memenuhi segalah kebutuhan KONI yang pelaksanaannya melalui Pelatda, karna Pelatda ini anggarannya itu berasal dari KONI salah satunya.
“Dana hibah dari Kabupaten/Kota untuk KONI itu untuk pembiayaan termasuk kegiatan Pelatda. Jadi saya kira ini solusi dan apa yang kita geser ini kira-kira bisa juga menjadi jalan keluar, karna saya tahu persis dalam rencana pergeseran juga Bung James terlibat dalam pergeseran anggaran bahkan dalam perencanaan awal Bung James tahu mungkin tentang itu dan saya yang baru menyesuaikan, dengan ini apa yang kita boleh bantu, dan kita boleh siasati dan kita boleh bijaksanai itu yang kita lakukan,” kata Liow.
Ia menjelaskan yang paling penting disini perlu kearifan dan kebijaksanaan untuk menyelesaikan masalah-masalah ini, tidak perlu mempersalahkan tetapi lihat saja secara proporsional. Jangan berlarut-larut karna ini sudah masuk tri out dan diharapkan pertengahan Agustus sudah bisa mengumpulkan semu Atlet yang akan lolos dan kita akan meng SK-kan kembali agar supaya Atlet-atlet yang benar-benar ingin berprestasi dalam PON betul-betul bisa terukur di Manado, dan nantinya bisa bersama-sama berangkat ke Riau.
“Kita berharap pula Dispora kedepan akan lebih profesional untuk perencanaan dan kita akan terus berkoordinasi dengan KONI dan mitra kerja DPRD,” tutup Liow.(jrp)
