Bitung—Dianggap berhasil, program Posyandu Cerdas Kota Bitung bakal menjadi program diseluruh Indonesia. Hal ini dikatakan Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bitung, Tommy Sumampouw, Senin (23/4) usai menghadiri pertemuan dengan Kementrian Kesehatan RI di Jakarta beberapa waktu lalu.
“Kami diundang kesana untuk mempresentasikan soal Posyandu Cerdas yang dicanangkan beberapa waktu lalu di Kelurahan Tandurusa Kecamatan Aertembaga dan pihak Kementrian menganggap program tersebut berhasil dan bakal menjadi program nasional,” kata Sumampouw.
Sumampouw sendiri mengatakan, awalnya Kota Bitung menjadi percontohan dan pilot project posyandu cerdas sebelum diterapkan di daerah lain di Indonesia. Dimana program ini dicanangkan bulan April 2011 lalu oleh Dirjen Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan RI, Dr Budihardja Singgih dan didampingi Direktur Kesehatan Anak, Dr Kirana Pritasari.
“Program tersebut dianggap berhasil sehingga Kementrian dalam waktu dekat ini akan mencanangkan untuk diterapkan di seluruh Indonesia dan dalam waktu dekat ini kami bersama pengurus PKK Kota Bitung akan ke Jakarta untuk kembali mempresentasikan posyandu cerdas sebelum menjadi program nasional,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, keberhasilan posyandu cerdas ini di Kota Bitung tidak lepas dari peran masyarakat yang sudah sadar soal pentingnya kesehatan anak. Dan hal ini ditandai dengan angka gizi buruk yang bisa ditekan hingga hanya mencapai 1 persen serta jumlah kematian ibu serta anak yang berangsur-angsur berkurang.(en)

‘ Saya mau tanya ” Apakah kepala puskesmas & dokter serta petugas yg bekerja di puskesmas bitung barat 1 adalah pegawai negri atau pegawai swasta ? soalnya di puskesmas bitung barat 1 ada rumah dinas untuk kepala puskesmas tapi dokter kepalanya tidak tinggal di rumah dinas !!! juga dokterna kalau masuk waktu jam kantornya jam 09 00 pagi dan pelayananya di mulai jam o9 lewat 20 menit dan itu sudah berlangsung selama bertahun – tahun lamanya…. kami sebagai masyarakat tidak tahu harus mengeluh /melaporkan masalah ini ke mana karena kami sebagai masyarakat yg ingin mendapat pelayanan kesehatan secara baik dan maksimal pelayanannya . jadi tolong buat dinas kesehatan kota bitung untuk memantau kinerja petugas yg bekerja di puskesmas bitung barat 1..!!! kalau lah mereka adalah pns jam berapakah seharusnya dokter & petugasnya harus hadir di tempat kerja mereka ??? ” saya teringat kejadian tahun 2008 tengah malam ketika istri saya akan melahirkan di puskesmas biung barat 1 . dan petugas jaganya mengatakan bahwa istri saya belum waktunya untuk melahirkan .padahal dia sudah habis di periksa oleh petugas yg jaga malam itu.. & jika saya mendengarkan kemauan petugas jaga malam itu mungkin istri saya melahirkan di jalan depan puskesmas !karena setelah 2 menit kemudian istri saya merasakan akan segera melahirkan jadi istri saya bersikeras untuk bertahan di puskesmas pada saat itu jam 03 17 dini hari. dan ternyata pada jam 03 23 dini hari istri saya melahirkan seoarang anak perempuan di puskesmas bitung barat 1 pada tanggal 16 juli 2008 jam 03 23 .. dan herannya saya ketika saya pada waktu bulan september 2014 meminta salinan arsip kelahiran anak saya untuk di copy demi kepentingan membuat akte klahirannya di jawab oleh petugas di puskesmas bitung barat 1bahwa arsip kelahiran yg sudah 5 tahun sudah tidak ada alias kadaluarsa ( surat tanda kelahiran anak saya yg dari puskesmas bitung barat 1 telah hilang di karenakan saya telah cerai dgn istri saya pada thn 2010 ) kami sebagai masyarakat yg berhak mendapatkan pelayan kesehatan dgn sebaik -baiknya secara maksimal dan jangan sampai merasa jengkel & kecewa terhadap pelayanan petugas kesehatan di puskesmas bitung barat 1