Politik dan Pemerintahan

Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko Bertandang ke Kartanegara Bertemu Prabowo Subianto, Ada Apa?

Latar belakang keduanya yang berada di posisi berbeda saat era orde baru sebelum reformasi juga turut dikenang keduanya.

“Tapi meski waktu itu di posisi beda, kami pertaruhkan nyawa, kehormatan, cita-cita. Ketika sekarang situasi sudah lebih baik bagi bangsa, saling dewasa, bicara perbedaan, maka kita mengenang masa lalu sebagai masa lalu, masa depan bukan untuk kami tapi untuk bangsa,” tuturnya.

Lepas dari semua itu, Budiman berharap Prabowo tidak lagi terbeban oleh masa lalu yang dilalui.

“Saya apresiasi, ajak Pak Prabowo ayok jalan terus, mudah-mudahan, kita beri dukungan agar orang-orang baik bangsa ini seperti Pak Prabowo tidak terus diganduli masa lalu. Saya sebagai orang yang pernah berhadapan dengan beliau tadi bertemu dengan cara pandang ini bangsa harus diselamatkan, demokrasi harus diselamatkan,” kata Budiman.

Adapun terkait pandangan Budiman akan perbedaan posisi pada masa lalu, Prabowo memberikan komentar.

“Kita memang pernah berhadapan tapi yang buat kita dulu suatu keadaan. Kondisi, sistem ternyata kenyataan, kita sebenernya memiliki cita-cita yang sama bahwa Mas Budiman punya cita-cita memperjuangkan kesejahteraan rakyat, keadilan rakyat, kemakmuran bangsa da itu persis juga cita-cita saya dari kecil,” ujar Prabowo.

Menurutnya, keadaan dan situasi pada waktu itu yang membuat posisi dirinya dan Budiman berbeda dan saling berhadapan.

“Bukan karena kita ingin berhadapan, situasi membuat begitu, tetapi Alhamdulillah dengan waktu, kita dulu juga pernah jumpa, sebelum Mas Budiman berangkat ke Inggris. Kita jumpa lagi sesudah berapa tahun, dan tetap kita bicaranya adalah kepentingan bangsa dan rakyat, saya kira demikian,” kata Prabowo.

Walau demikian, Prabowo menghargai dan menghormati Budiman.

Dirinya pun mengaku terharu atas kunjungan Budiman ke Kertanegara.

Prabowo pun berkeyakinan memiliki pemikiran yang sama dengan Budiman terkait diskusi yang dilakukan selama kurang lebih dua jam.

“Dan begitu kita bicara ternyata banyak pemikiran kita yang sama. Bahwa di tengah keadaan global seperti ini, tantangan-tantangan yang kita hadapi tidak ringan, keberhasilan-keberhasilan kita masih dihadapi oleh cobaan-cobaan, tantangan-tantangan yang berat, kita menghadapi kondisi geopolitik, persaingan antara negara-negara besar yang membawa dampak bagi kita,” imbuh Prabowo.

(jenlywenur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara