POLITISI GOLKAR EDWIN NELWAN.
Airmadidi-Sebagai bakal calon (Balon) Wakil Bupati (Wabup) dari Partai Golkar, politisi Edwin Nelwan semakin siap bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minut 2015.
Ketua Fraksi Golkar Dekab Minut itu menepis kabar jika dirinya main-main dengan keputusan tersebut.
“Ketika mendaftar sebagai balon papan dua, saya sudah mmpertaruhkan martabat keluarga, partai, pendukung dan simpatisan. Saya tidak main-main untuk Minut yang saya cintai ini,” katanya kepada BeritaManado.com, Rabu (10/6/2015).
Ketika ditanya kesiapan dana Pilkada, Nelwan dengan lantang mengatakan bahwa jika dikonversi ke rupiah, lebih dari Rp1 triliun.
“Karena hati, tenaga, pikiran, pengabdian dan loyalitas saya untuk Minut itu tidak ternilai harganya. Dan yakin bahwa pemilihan kali ini lebih berkualitas, terhindar dari money politic,” lanjut Nelwan.
Ia berharap, masyarakat Minut dapat menjadi pemilih yang cerdas, yang bukan saja cerdas menuntut hak tapi juga cerdas melakukan kewajiban dalam menyalurkan hak pilihnya dalam Pilkada.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar Bupati dan Wakil Bupati yang akan terpilih nanti bukan saja dipilih masyarakat, tapi juga dipilih Tuhan,” pungkasnya.(Finda Muhtar)


Yg pasti samua ni comment yg tulis pak edwin sendiri. 1 T hanyalah penggiringan opini publik yg keliru kl hanya mo cari sensasi untuk berusaha menaikan elektabilitas dia sendiri. Kasiang
Maaf apa uang ini pribadi pny bpk edwin yg di gelontorkan utk pilkada atw bagaimana….
Maaf kalo boleh tau ini uang pnya bpk edwin atw dana yg di gelontorkan utk pilkada…
Maaf, saya krg paham dgn arti konversi, yg ingin saya tanyakan apakah uang ini milik bpk edwin yg di gelontorkan utk pilkada atw bagaimana..
pernyataan dan sikap politisi bernama Edwin Nelwan ini menunjukkan pribadi figur yang memiliki prospek cerah dimasa depan bila menjadi pemimpin. namun semuanya kembali pada cara pandang kita yg masing-masing punya dan berbeda. Maju terus pak Edwin…anda punya peluang bagus…
Maaf apa uang ini pribadi pny bpk edwin yg di gelontorkan utk pilkada atw bagaimana….
Mantap. Sudah saatnya masyarakat jangan terjebak dengan parameter-parameter palsu, ciptaan elit-elit politik yang minim visi dan oportunis. Berpolitik uang adalah logika berpikir yang sengaja ingin diciptakan oleh orang-orang yang kaya eksistensi belaka, namun miskin substansi !
Salut buat pak Edwin yang mau menerobos paradigma seperti itu. Saya kira jarang politisi yang berani mau keluar dari logika politik “kampungan” atau konservatif seperti itu.
Negara ini bukan kekurangan orang pintar. Negara ini bukan kekurangan orang kaya. Negara ini bukan kekurangan orang visioner. Pintar bisa dilatih dan “dibuat-buat”. Kekayaan bisa dicari dan “direkayasa”. Visi bisa dirangkai seindah-indahnya. Pada akhirnya semua hanya “diciptakan” sesuai “kepentingan” yang diinginkan. Tak ada yang tulus dan ikhlas.
YA, Jelas krisis terbesar negara ini adalah Ketulusan dan Keikhlasan…dan saya kira Pak Edwin punya itu semua. Semoga saya tidak terlalu prematur menilai. Pada akhirnya prematur tidaknya ditentukan oleh konsistensi sikap politik bapak. Jaga terus itu pak, dan biarkan rakyat Minut yang menilai !
Pandangan bapak tentang politik membuat saya sebagai warga minut setidak-tidaknya optimis dengan masa depan perpolitikan dan pemerintahan daerah Minahasa Utara.
Maju terus pak Edwin!
salam,
Republik.Nakal
Nentau babaca kwa so ba komen..buka kamus kong cari dp arti tu KONVERSI…haha
Abe & Adano: torang perlu baca bae2 depe isi berita supaya jelas apa dia pe maksud…karena menurut qta nda ada salahnya Pak Edwin pe pernyataan….salam bae! Gbu…
Ketika anda koar2 dengan dana 1T itu bukanlah money politik…itu doi politik LOL. :)
Abe & Adano: baca bae” katu tu isi berita baru torang kase vonis…qta rasa nda ada yang salah dgn pernyataan itu….salam bae! God bless
Abe & Adano: torang perlu baca bae2 depe isi berita supaya jelas apa dia pe maksud…karena menurut qta nda ada salahnya Pak Edwin pe pernyataan….salam bae! Gbu…
Nentau ba baca so ba komen..ambe kamus kong cari tu kata KONVERSI..haha..lucu nn bro..
So nda butul niihhh orang…
Ato nn tu nentau ba baca???hehe