
Manado – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Jimmy Rimba Rogi- Boby Daud menjadikan program berbasis kesehatan sebagai salah satu misi preoritasnya, jika dipercaya masyarakat memimpin Kota Manado untuk perode 2015-2020.
Adapun program tersebut yakni tidak mengambaikan program pemerintah pusat yakni BPJD, namun memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan mensubsidi iuran wajib peserta BPJS tersebut.
Program lainnya yaitu, pembangunan Rumah Sakit (RS) di wilayah Manado Utara, dengan tujuan lebih memudahkan masyarakat yang berdomisili di bagian Manado Utara, seperti Kecamatan Bunaken, Bunaken Kepulauan dan Tuminting, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan prima.
“Saya tidak ingin ada orang yang sakit tak mendapatkan penanganan secara langsung karena jarak rumah sakit yang jauh. Saya ingin ada fasilitas yang benar-benar baik, sehingga kalau ada warga sakit parah bisa lebih cepat tertangani,” kata pria yang akrab disapa Imba ini.
Diakuinya, saat menjabat Wali Kota Manado di tahun 2005 lalu, pembangunan RS di wilayah Manado utara telah diprogramkannya. Namun, belum dapat terealisasi. Sehingga, bilamana kembali memimpin Manado, dirinya memastikan, program tersebut akan direalisasikan.
“Saya telah melakukan pembicaraan awal pada saat saya menjabat lalu. Tapi, sebelum rencana itu dilaksanakan, saya kemudian diasingkan. Tapi, saya yakin saat ini saya bisa meneruskan program pembangunan rumah sakit di wilayah utara tersebut,” ungkap mantan ketua DPD Golkar Sulut itu.
Sementara itu, Samuel Heydemans warga Sindulang dan Samsia Dahlan warga Bunaken Darat sangat mendukung niat baik pasangan Imba-Boby, terkait program pelayanan pemerintah di bidang kesehatan tersebut.
“Terus terang ini adalah program yang sangat mengena untuk kami di wilayah utara. Soal rumah sakit pun, kami kira benar-benar sangat baik untuk kami yang selama ini memang sangat sulit jika harus berobat ke wilayah selatan tempat rumah sakit yang memiliki fasilitas baik,” kata kedua warga itu. (leriandokambey)
