Berita Utama

Petani Sulut Tersenyum Lebar! NTP Tertinggi se-Sulawesi, Bukti Kerja Nyata Gubernur Yulius Selvanus

Petani Sulut Tersenyum Lebar! NTP Tertinggi se-Sulawesi, Bukti Kerja Nyata Gubernur Yulius Selvanus
Petani Sulut Tersenyum Lebar! NTP Tertinggi se-Sulawesi, Bukti Kerja Nyata Gubernur Yulius Selvanus

Manado, BeritaManado.com – Kabar baik datang dari sektor pertanian Sulawesi Utara. 

Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan domestik, para petani Sulut justru mencatatkan prestasi membanggakan. 

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) di bulan Mei 2025 mencapai 131,14, naik 3,92 persen dibandingkan April 2025.

Ini bukan sekadar angka. Ini adalah bukti nyata bahwa petani Sulawesi Utara perlahan tapi pasti sedang bergerak menuju kesejahteraan. 

Hebatnya lagi, angka ini merupakan kenaikan tertinggi NTP di seluruh Pulau Sulawesi, mengalahkan provinsi-provinsi lain seperti Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Barat.

Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Sulut, Evans Steven Liow, menyatakan bahwa capaian luar biasa ini tidak terjadi begitu saja. 

Ia menegaskan bahwa ini adalah hasil kerja nyata dan kebijakan strategis dari Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang selama ini sangat fokus pada sektor pertanian.

“Bapak Gubernur terus mendorong ekspor komoditi pertanian ke berbagai negara. Harga jual yang tinggi mendorong peningkatan pendapatan petani, dan itulah yang mendongkrak NTP kita,” ujar Liow.

Tak hanya itu, Gubernur juga disebut tengah menyiapkan pengembangan industri pengolahan berbasis komoditas pertanian di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung. 

Strategi ini diyakini akan menciptakan rantai nilai tambah di sektor hulu-hilir pertanian dan memperkuat posisi tawar petani lokal di pasar nasional maupun internasional.

Nilai Tukar Petani atau NTP adalah indikator yang menggambarkan daya beli dan kesejahteraan petani. 

NTP dihitung dari perbandingan antara harga yang diterima petani (IT) dengan harga yang harus dibayar petani (IB) untuk kebutuhan hidup dan biaya produksi. Ketika angka NTP berada di atas 100, itu berarti petani mengalami keuntungan atau surplus riil.

Dengan angka 131,14, para petani Sulut kini memiliki daya beli yang jauh lebih tinggi dibanding kebutuhan pokok dan biaya tanam mereka. Artinya, hidup mereka kini lebih layak, usaha tani mereka lebih menguntungkan.

Berikut adalah data lengkap NTP se-Sulawesi bulan Mei 2025 menurut BPS:

Sulawesi Utara: 131,14 (Naik 3,92%)

Sulawesi Tengah: 118,17 (Naik 2,37%)

Gorontalo: 115,82 (Naik 1,53%)

Sulawesi Barat: 139,51 (Naik 0,90%)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara