Minsel

Petani Holtikultura Berteriak Soal Kelangkaan Pupuk Urea

Petani Holtikultura Berteriak Soal Kelangkaan Pupuk Urea

Sekretaris Fraksi Pelangi Minsel, Jones H Kaseger, SE

MODOINDING—Pupuk Urea di Kabupaten Minahasa Selatan, sejak akhir tahun 2011 sudah terjadi kelangkaan. Sudah langkah, pedagang juga menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). Akibatnya, petani holtikultura di Kecamatan Modoinding pun berteriak soal kelangkaan dan harga tinggi.

Anggota DPRD Minsel, Jones Kaseger, SE kepada beritamanado, tadi diruang komisi II menjelaskan penderitaan para petani holtikultura di Kecamatan Modoinding.

‘’Mereka, para petani datang mengadu kepada saya soal kelangkaan pupuk urea. Juga, masalah HET di Modoinding tak sesuai. Bayangkan, kalau HET dijual Rp 90.000/karung. Tetapi, mereka menjual Rp 125.000/karung,’’ ujar Kaseger.

Kata Sekretaris Fraksi Pelangi Minsel ini, bahwa sepertinya para petani holtikultura di Modoinding belum banyak melakukan pertanyaan. Karena memang, mereka akan mengadu secara umum kepada instansi terkait.

‘’Tetapi, kalau juga instansi terkait dalam hal ini, Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel enggan turun kelapangan serta melakukan pendekatan dengan petani. Maka, saya putuskan pejabat-pejabat dimaksud langsung mundur. Sebab, terbanyak mereka selalu mengatakan pupuk tersedia,’’ ungkap Kaseger.

Ditambahkannya, seperti dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel Ir Decky Keinjem bahwa tak pernah ada masalah soal pupuk urea di Minsel. Namun demikian, apa yang dikatakannya, ternyata pupuk Urea terjadi kelangkaan.

‘’Maka dari itu, saya tegaskan Keintjem jangan asbun (asal bunyi). Kalau tak ada, bilan tak ada. Kalau stok banyak, sebut banyak. Termasuk soal harga, instansi terkait harus cari solusinya. Jangan berdiam diri soal kelangkaan pupuk Urea di Minsel. Tamba Kaseger, bahwa petani holtikultura di Kecamatan Passi (Bolmong) dan Modayag (Boltim) juga ikut merasakan kelangkaan pupuk Urea diatas,’’ sebut Ketua Partai Persatuan Daerah (PPD) Minsel ini. (and)

3 tanggapan untuk “Petani Holtikultura Berteriak Soal Kelangkaan Pupuk Urea”

  1. Pada prinsipnya, kita harus galakkan pemakaian pupuk organik, spy produk hortikultura Modoinding bisa lebih hygienis. Bole ja beking lalapan sama deng di Jawa.

  2. Jusuf, pestisida itu beda dengan pupuk doe. Yang ngana musti himbau adalah: kurangi pemakaian pestisida. Kalo pemakaian pupuk yang berlebihan, kelebihan pupuk (N dan P umumnya) akan masuk ke perairan sekitar dan (kemungkinan) mengakibatkan kelebihan nutrien di perairan (eutrofikasi).

  3. Modoinding harus mulai mengurangi pupuk Kimia. Coba di cek kadar kimia dan pestisida di setiap produk Hortikultura Modoinding, hampir semua sudah di ambang batas yang berbahaya untuk Kesehatan kita Manusia….

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara