Politik dan Pemerintahan

Pertamina Sebut Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg Karena Investor

Bitung – Pihak Pertamina mengakui, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG 3 Kg yang terjadi di Daerah Kepulauan dan daerah-daerah di Sulawesi Utara disebabkan belum adanya investor yang berani mendirikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hal ini terungkap saat Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Dr Ali Masykur Musa, M.Si M.Hum bersama para pimpinan BPK RI perwakilan Sulut melakukan sidak di Depot Pertamina Bitung beberapa waktu yang lalu.

“Pertamina kesulitan mencari investor di daerah-daerah kepulauan dan daerah terpencil, apalagi untuk nelayan,” ujar Manager Pertamina, Elhard Wariki kepada para wartawan.

Wariki menambahkan, selain masalah investor, masalah teknis distribusi saat ini masih menjadi kendala pihak Pertamina.

“Yah kendalanya kapal pengangkut kandas dan harus menunggu air benar-benar pasang untuk bisa lepas dari pasir,” ujarnya.

Dia mengharapkan agar pemerintah dalam hal ini Pemda segera mencari solusi terbaik dan segera mendapatkan investor agar distribusi BBM di daerah tersebut tidak terkatung-katung. Hadir dalam kegiatan itu Anggota Komite BPH Migas Fahmi Harsandono, Kepala Depot Pertamina Bitung Boas Timisela. (Jrp)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara