
Langowan, BeritaManado.com – Perjuangan mewujudkan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Langowan ternyata telah berproses selama kurang lebioh seperempat abad atau 25 tahun.
Hal ini dibenarkan Ketua Panitia Pemekaran Kota Langowan (P2KL) Jefry Pay kepada BeritaManado.com, Kamis (27/6/2025).
Menurutnya, pada awal mula proses perjuangan Kota Langowan, diawali dengan pemekaran desa hingga kecamatan yang ada di wilayah Kecamatan Langowan Timur, Langowan Utara, Langowan Barat dan Langowan Selatan saat ini.
“Kami menyadari hal ini tidak semudah dan secepat membalikkan telapak tangan, maka dari itu kami mengikuti proses dan tahapan-tahapan sesuai dengan aturan yang ada.
Soal jumlah kecamatan dan luas wilayah, Kota Langowan sebenarnya sudha memenuhi syarat, sehingga tahapannya sudah tercantum dalam Amanat Presiden (Ampres).
“Jadi dengan demikian tidak benar jika ada oknum-oknum tertentu mempengaruhi masyarakat Langowan, bahwa jika tidak gabung dengan wilayah kecamatan lain, Kota Langowan tidak akan terwujud,” tegas Jefry Pay.
Ia juga menekankan bahwa masyarakat Langowan Raya harus kompak dan bersatu, karena kelebihan dan kekuarangan wilayah Langowan Raya tentu hanya masyarakat Langowan sendiri yang mengetahuinya.
“Semoga harapan kita bersama ini dapat berjalan baik, tidak semata-mata karena Presiden RI Prabowo Subianto memiliki darah Langowan, tetapi memang benar-benar ingin mencapai sesuatu yang lebih baik demi kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
(Frangki Wullur)
