
Sejak awal dilaksanakan pada bulan Maret 2020, program Marine Debris Ranger telah melakukan bersih pantai dan laut sebanyak 49 kali.
Program ini juga telah melakukan edukasi dan workshop sekolah sebanyak 13 kali yang melibatkan lebih dari 1.000 murid mulai dari tingkat SD hingga SMA, juga edukasi dari rumah ke rumah dengan menemui lebih dari 1.300 kepala keluarga.
Sementara sebanyak 883 orang telah mengikuti workshop atau pelatihan untuk warga.
Namun sayangnya, Pandemi COVID-19 sempat membuat kegiatan secara langsung di masyarakat menjadi terhenti namun kemudian digantikan oleh kegiatan secara daring.
“Program ini berusaha menjangkau masyarakat dengan lebih luas dalam penanggulangan sampah, terutama di daerah pesisir. Walau terkendala pandemi COVID-19 tidak lama setelah program dicanangkan, kami berhasil melakukan edukasi secara daring dan telah 49 kali melakukan bersih pantai dan laut, serta melakukan pelatihan terhadap lebih dari 2.500 orang. Jika tidak ada pandemi, angkanya pasti akan jauh lebih besar,” papar Eric Leong.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, komitmen peduli lingkungan yang diwujudkan lewat program bersih laut dan pantai juga merupakan bentuk dukungan terhadap program penanggulangan sampah pemerintah.
“KFC Indonesia berharap kegiatan Bersih Laut dan Pantai di HPSN kali ini memiliki andil dalam upaya penanggulangan sampah yang dicanangkan pemerintah Indonesia, demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
(***/jenly)
