Tomohon – Pajak dan pembangunan merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya, masing-masing memiliki ketergantungan, saling menopang serta menjadi kunci bagi kemajuan negara dan daerah dalam upaya menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan bersama dengan kesadaran masyarakat sebagai semangat yang menjadi motor keberhasilannya.
Demikian diungkapkan Staf Ahli Walikota Bidang Pembangunan Ruddie Lengkong SSTP saat menyampaikan sambutan Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak dalam sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2013 tentang tata cara dan besarnya pemberian keringanan, pengurangan, dan pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Diungkapkannya, belum bayar pajak, apa kata dunia merupakan slogan yang menjadi begitu popular dan memberi dampak yang sangat baik. “Penerimaan pajak negara kita naik 10 persen dari 1.246 triliun menjadi 1.370 triliun pada APBN-perubahan Tahun 2014. Di Provinsi Sulut kaitannya dengan PKB-BBNKB telah diterbitkan Pergub Nomor 47 Tahun 2013 tentang tata cara dan besarnya pemberian keringanan, pengurusan dan pembebasan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor,” terang Lengkong.
Peraturan ini diterbitkan dalam rangka mendorong kesadaran masyarakat serta upaya untuk meningkatakan kepatuhan wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya. “Sebagai harapan bersama sosialisasi ini dapat menjadi daya ungkit bagi kesadaran masyarakat di sektor perpajakan. Terima kasih juga disampaikan kepada segenap masyarakat dan stakeholder yang secara bersama berupaya memajukan Kota Tomohon tercinta ini dengan kesadaran membayar pajak sekaligus turut serta dalam mengawasi pemanfaatannya,” pungkas mantan Kabag Humas dan Protokoler ini.
Sosialisasi ini difasilitasi oleh Pemkot Tomohon melalui Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Daerah bekerja sama dengan Dipenda Provinsi Sulawesi Utara. Untuk narasumber Kadis PPKBMD Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSC, Kepala UPTD Dipenda Provinsi Sulut Tomohon Jarina Bukidz ME dan Kepala Tata Usaha UPTD Samsat Tomohon Adrie Karinda BA. Hadir sebagai peserta para camat, lurah dan kepala/wakil kepala lingkungan se-Kota Tomohon, serta para perwakilan pemilik kendaraan bermotor. (ray)
