Kota Bitung

Penyertaan Modal PD Bangun dan PDAM Dipertanyakan

Samsi Hima (foto beritamanado)
Samsi Hima (foto beritamanado)

Bitung – Rencana penyertaan modal terhadap Perusahaan Daerah (PD) Bangun Bitung dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bitung dipertanyakan. Pasalnya kedua perusahaan tersebut setiap tahunnya mengalami kerugian, sehingga rencana penyertaan modal perlu dikaji lebih matang.

“Penyertaan modal terhadap PD Bangun dan PDAM tidak jelas dan harus dikaji kembali, karena kedua perusahaan itu setiap tahun merugi,” kata LSM Pasela, Samsi Hima, Jumat (7/6).

Menurut Hima, dana yang digunakan untuk penyertaan modal ke PD Bangun dan PDAM adalah uang negara. Jadi harus jelas berapa setiap bulan yang harus dikembalikan ke kas daerah.

“Itu bukan dana hiba yang hanya diberikan cuma-cuma, harus jelas berapa persen pengembalinnya karena itu uang negara bukan uang pribadi walikota,” katanya.

Ia sendiri mengaku bingung dengan keputusan Pemkot dan DPRD kembali berencana untuk menyertakan modal ke kedua perusahaan tersebut karena setiap tahunnya merugi.

“Logikanya, bagaimana mereka (PD Bangun dan PDAM-red) bagi hasil jika setiap tahun rigi. Kan aneh, Pemkot mau berinvestasi ke perusahaan yang selalu merugi,” katanya.(enk)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara