Sementara itu, meski sempat nyatakan difitnah, Ketua BTM Al’Azhar, Kamaruddin Kiyai tak menampik ada beberapa orang yang masuk dalam daftar tidak menerima bantuan.
“Tapi saya ingin klarifikasi tidak ada unsur kesengajaan, karena memang beras yang dibagikan itu saat ditimbang ada yang kurang yakni dua paket,” kata Kamaruddin.
Untuk satu orangnya lagi yang tidak dapat bantuan, kemungkinan ada kesalahan pendistribusian.
“Faktor manusia pak, apalagi dalam keadaan puasa saat ini. Tapi, kami akan berupaya memberikan bantuan kepada tiga orang tersebut,” katanya.
Soal masker kata dia, memang ada pemangkasan tapi itu sudah melalui rapat pengurus masjid bersama tokoh agama.
“Masker itu kami potong untuk digunakan kepada jamaah yang akan sholat nanti saat idul fitri, tapi itu sudah ada kesepakatan bersama,” katanya.
Kamaruddin menegaskan, untuk calon penerima bantua itu diputuskan bersama BTM, Imam dan tokoh agama.
“Tidak ada unsur-unsur politisir bantuan, apalagi sampai ada yang menggiring opini tujuan politik,” katanya.
(abinenobm)
