Minahasa

Penelitian BLH Sulut: Danau Tondano Tercemar Bakteri

Tondano-Dari hasil penelitian yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sulawesi Utara (Sulut) ,ternyata Danau Tondano yang menjadi kebanggaan masyarakat Minahasa ternyata selama ini tercemar bakteri Ecoli. Bahkan disimpulkan jumlah bakteri di danau terbesar di Sulut ini sudah melebihi ambang batas.

Jumlah bakteri ini mencapai 2.600 bakteri per mililiter air di Danau Tondano. Ini merupakan hasil penelitian BLH Sulut yang dilakukan beberapa waktu lalu. Standar 100 militer air yakni seribu bakteri.

Sementara itu Alva Montong, Kepala BLH Sulut mengaku belum ada konfirmasi dari BLH provinsi terkait penelitian tersebut. “Tapi saya kira situasi ini tidak membahayakan masyarakat yang tinggal di pesisir danau,” ucapnya, Selasa (15/5). (ceci)

4 tanggapan untuk “Penelitian BLH Sulut: Danau Tondano Tercemar Bakteri”

  1. Yang diulas khan bakteri E.coli yang 2.600 per milimeter yang dikatakan sudah melebihi ambang batas. Standar 100 milimeter air seribu bakteri. Pengertian tentang bakteri yang bagaimana yang harus aku mengerti menurut sdr/i pembaca?

  2. Bakteri ada dimana2, udara yg kita hirup saja mengandung bakteri. Jangan terlalu terpaku atau kaget dengan angka 2600 itu kalo nyandak mangarti apa itu bakteri. Akan jadi masalah besar kalo tu bakteri E.coli itu ada di air minum yang siap minum, or makanan yg siap dimakan.

  3. “Tapi saya kira situasi ini tidak membahayakan masyarakat yang tinggal di pesisir danau”. Pantaskah pernyataan ini diucapkan oleh Alva Montong, Kepala BLH Sulut ??? Kalau penelitian ini benar: Jumlah bakteri ini mencapai 2.600 bakteri per mililiter air di Danau Tondano. Ini merupakan hasil penelitian BLH Sulut yang dilakukan beberapa waktu lalu. Standar 100 militer air yakni seribu bakteri.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara