
Tombariri, BeritaManado.com — Pemuda Katolik jangan hanya berpangku tangan melihat keberhasilan orang lain di berbagai bidang, termasuk pertanian dengan spesifikasi budidaya ikan air tawar.
Itulah pemikiran brilian dari sekelompok pemuda yang terhimpun dalam Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang (Komac) Tombariri Timur.
Dengan membentuk kelompok budidaya ikan air tawar, anak-anak muda ini sepakat menamakan perhimunan mereka dengan ‘PETRA’, yang merupakan singkatan dari semboyan Pemuda Katolik yaitu Pro Eclesia Et Patria.

Ketua Kelompok Budidaya Ikan PETRA Feyti Tindangen kepada BeritaManado.com, Minggu (14/11/2021) mengatakan bahwa pihaknya melakukan usaha tersebut lantaran dengan harapan generasi muda Katolik turut berkuntribusi bagi menjaga ketahanan ekonomi, khususnya di masa Pandemi COVID-19 seperti saat ini.
“Sejak didirikan beberapa tahun lalu, kami telah banyak mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Minahasa khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Minahasa. Bantuan benih ikan konsumsi dan ikan hias sudah beberapa kali kami terima,” ungkap Feyti Tindangen.
Atas perhatian dari Pemkab Minahasa tersebut, Feyti Tindangen mewakili seluruh rekan-rekannya dalam Kelompok Budidaya Ikan PETRA menyampaiakn terima kasih dengan harapan bahwa usaha yang sedang dijalankan saat ini bisa lebih suskes lagi di masa yang akand atang.

Pada bagian lain, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Minahasa Marlon Mondong memberikan apresiasi atas usaha jajarannya tersebut.
“Saya pikir ini usaha yang sangat positif dan harus terus dikembangkan. Usaha ini hendaknya menjadi contoh bagi teman-teman Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang lainnya dengan komoditi usaha yang sesuai dengan potensi wilayah masing-masing,” katanya.
Marlon Mondong sendiri merencanakan akan membahas ekspansi jenis-jenis usaha mandiri seperti yang dilakukan Pemuda Katolik Komac Tombariri Timur menajdi suatu gerakan bersama seluruh jajaran pengruus di 25 kecamatan se-Kabupaten Minahasa.
(Frangki Wullur)
