Manado – Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menyebutkan, akibat dari penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) maka Pemprov Sulut melakukan pemangkasan anggaran belanja dan penundaan pembayaran kegiatan proyek yang sedang berjalan di seluruh SKPD.
Meski demikian, dari 52 SKPD di Pemprov, hanya 6 SKPD yang mendapat tambahan dana, sementara yang lain terjadi pemotongan seperti Diknas Sulut.
Dia mencontohkan BKD Sulut mengalami penambahan dana karena ada kegiatan assesment atau seleksi calon pejabat eselon setelah adanya organisasi perangkat daerah (OPD) baru.
Mantan Ketua DPRD Sulut ini menambahkan, walaupun anggaran kecil namun pemerintahan OD-SK tetap komit dengan program mensejahterakan rakyat, sebagaimana visi (Terwujudnya Sulawesi Utara berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik, serta berkepribadian dalam budaya), serta salah satu misi mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi maju dan mandiri.
“Terkait dengan penghematan dan pemangkasan anggaran, ini momentum meraih WTP. Kelola belanja dengan teliti, jangan menumpuk di akhir tahun supaya WTP mulus,” ujar Steven Kandouw. (***/Rizath Polii).
