Manado – Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM menyambut baik rencana kepulangan 2.080 warga Satal dari Philipina.
Menurutnya masalah tersebut, sudah lama dibicarakan oleh kedua pemerintahan di negara bertetangga ini, terkait dengan status kewarganegaraannya.
“Kami memberikan apresiasi atas upaya dari Dubes Indonesia untuk Philipina (Jhony Lumintang) dalam memfasilitasi kepulangan warga Sulut,” ungkap Sumarsono sembari menambahkan pemerintah Provinsi tidak akan tinggal diam dan akan memperhatikan masalah ini.
Sumarsono menambahkan yang pasti sejak kepulangan Warga asal Indonesia di Philipina di Sulut, Pemprov akan memperhatikan mereka dengan mengupayakan agar ada bantuan dari Pemprov Sulut maupun pemerintah pusat terlebih Kementrian Perikanan dan Kelautan untuk dapat membantu pengadaan kapal nelayan bagi mereka.
“Namun puji Tuhan akhirnya semua sudah terjawab, setelah bertemu dengan Pak Lumintang,” ujar Sumarsono.
Termasuk akan mencari jalan keluar status kewarganegaraan bagi 1.500 warga Philipina Sangihe (Pisang) yang tidak ber-KTP di Kota Bitung.
“Kami nantinya akan berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM” tandas Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI ini.
