Manado – Gubernur Sulawesi Utara Dr Sinyo Harry Sarundajang menyatakan dalam waktu dekat ini, tim research dari Jerman akan datang ke Sulut khusus untuk melakukan penelitian terkait penanganan eceng gondok di Danau Tondano Kabupaten Minahasa. Kedatangan tim Jerman ini merupakan tindak lanjut dari hasil pembicaraan antara Pemprov Sulut dengan Pemerintah Jerman pada waktu kunjungan ke Jerman pekan lalu.
“Penanganan eceng gondok akan diseriusi mengingat efek jelek yang timbul seperti pendangkalan Danau Tondano,’’ ujar Sarundajang Rabu (10/4).
Lebih lanjut Sarundajang menjelaskan bahwa Tim Jerman yang diinfokan akan berada di Sulut pada pekan depan, akan mempelajari bagaimana memanfaatkan eceng gondok ini sehingga bisa menghasilkan sejenis biogas yang dapat dipakai menjadi sumber pembangkit listrik.
Hal ini berdasarkan research yang dilakukan di Jerman, untuk 200 hektar eceng gondok dapat menghasilkan sekitar 1 megawatt listrik, data yang ada, eceng gondok di Danau Tondano saat ini sudah berkisar 400 hektar. Artinya bila kerjasama dengan tim Jerman ini lancar maka bisa menghasilkan 2 megawatt listrik, kata mantan Gubernur Maluku dan Maluku Utara ini.
“Intinya Pemerintah Jerman sangat serius dengan pembicaraan ini, jadi yang harus dipertegas lagi jenis kontribusi PLN jika 2 megawatt dihasilkan dari eceng gondok tersebut,’’ jelas pemegang sertifikat Institute for Housing and Urban Development Studies Rotterdam Belanda. (Jrp)
