
Tondano, BeritaManado.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berjanji akan mempermudah perijinan dari investor di bidang pariwisata.
Hal itu terungkap dalam Webinar dengan tema “Minahasa Gerbang Pariwisata Sulawesi Utara Menuju New Mormal”, Kamis (9/7/2020).
Webinar ini menghadirkan Bupati Minahasa DR Ir Royke Octavian Roring MSi IPU Asean Eng (Opening Speach) yang diwakili oleh Asisten II Setdakab Minahasa Ir Wenny Talumewo, Prof Dr Ir Rene Charles Kepel DEA (Akademisi), Dino Gobel (Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pariwisata), Kadisbudpar Minahasa Drs Teddy Sumual MAP dan Ir Fred B Najoan MAP IPU (Moderator).
Pada awal Webinar, Bupati Royke Roring yang diwakili Asisten II Setdakab Minahasa Ir Wenny Talumewo menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Webinar tersebut.
“Pada intinya Pemkab Minahasa terus berkomitmen mendorong sektor pariwisata daerah untuk berkembang kearah yang lebih baik,” kakta Talumewo.
Ditambahkannya, Pemkab Minahasa juga sangat terbuka jika ada hal-hal yang perlu dikritisi terkait upaya pengembangan pariwisata terlebih khusus saat menuju era new normal.
Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Drs Teddy Sumual MAP mengatakan bahwa pihaknya tetap berpegang pada visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa.
“Di Minahasa ada sekitar 147 potensi wisata yang bisa dikembangkan, meliputi wisata alam, sejarah dan budaya,” ungkap Sumual.
Lebih lanjut dikatakannya, salah satu wisata alam yang menjadi perhatian dan fokus pengembangan yaitu Danau Tondano.
“Danau Tondano kedepan akan dilengkapi dengan sejumlah sarana penunjang seperti pengembangan daya tarik dan untuk itu kami juga membuka ruang komunikasi bersama investor dengan jaminan akan mempermudah proses perijinan,” jelas Sumual.
Selain Danau Tondnao, dua kawasan lain yaitu Pantai Barat dan Pantai Timur sudah masuk dalam perencanaan pengembangan pariwisata.
Secara keseluruhan, acara webinar tersebut berjalan lancar dan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak sekaligus bentuk dukungan kepada Kabupaten Minahasa untuk mengembangkan pariwisatanya menuju era new normal.
(Frangki Wullur)
