Kota Manado

Pembukaan Pasar Murah ‘Batal’, Harley Mangindaan Tonton Aksi Penjual Obat di TKB (2)

Wawali Mangindaan di TKB Manado

Seorang pemuda terlihat badannya terikat erat dengan tali. Bukan hanya terikat, pemuda ini pun ditutupi dengan kain, sehingga matanya tertutup tak bisa melihat, dan jalan pun harus melompat.

Menariknya, pria yang memegang mick bisa mengontrol gerakan dari pemuda yang terikat dan tertutup kain itu. Pemuda itu kemudian bisa melintas di antara kumpulan banyak orang, mengitari sebagian kawasan TKB tanpa terjatuh dan tanpa menabrak orang atau benda apa pun.

Selanjutnya, pemuda itu dibaringkan di atas lantai, ditutupi kembali dengan kain. Pria yang memegang mick bertanya pada pemuda itu, sesuatu yang tidak mungkin bisa dijawab, tapi bisa terjawab.

Mulai dari warna pakaian, warna tas, dan apa yang dikenakan seseorang, walau di jarak jauh bisa diketahui oleh pemuda yang terikat dan tertutup kain itu.

Pemuda itu kemudian dipindahkan untuk dimasukan ke dalam sebuah kotak. Kotak kemudian diikat dengan tali, sehingga terlihat dengan mata sangat tidak mungkin pemuda itu bisa keluar dari ikatan bahkan kotak itu.

Kotak itu, kemudian di tutupi lagi dengan sebentuk kotak yang berukuran lebih tinggi, yang dindingnya dari kain berwarna hitam, dan tiang kerangkanya dari besi.

Wuissss, wusssss, ucap pria dengan mick itu, tak berselang lama, benda sebentuk kotak yang berdinding kain hitam itu bisa bergerak ke atas dan turun kembali, bahkan bisa berputar ke kiri dan kanan.

Tidak sampai disitu, seorang penonton yang mengenakan helm, dipinjam helmnya dan diletakan di atas kotak, kemudian di tutup kembali dengan benda berbentuk kotak yang berdinding kain itu. Helm pun berganti wujud, menjadi pakaian dalam wanita.

Sore berganti malam, atraksi hiburan itu pun memasang dua lampu sebagai cahaya terang. Kemudian diakhir atarkasi hiburan, obat pun dijual dengan di jalankan oleh beberapa orang.

Harley Mangindaan di TKB

Sementara itu, Wawali Mangindaan yang sudah keluar dari kumpulan orang yang menonton atraksi hiburan penjual obat itu, kembali duduk di kawasan TKB.

Pekatnya malam makin terasa, Wawali Mangindaan terlihat bercerita dengan beberapa orang. Bahkan seorang SPG Rokok sempat menawarkan rokok pada Wawali Mangindaan. Tidak adanya kegiatan lain, Wawali Mangindaan kemudian meninggalkan kawasan TKB.

Wawali Mangindaan ketika dikonfirmasi BeritaManado.com sesaat sebelum ia meninggalkan kawasan TKB, mengakui di TKB itu rencana akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait tentang kenyamanan, keamanan, juga masalah lalu lintas.

“Itu yang kita koordinasikan, dan pada hari ini ya belum bisa dilaksanakan, karena ada Safari Natal Pemko Manado sekarang ini,” kata Wawali Mangindaan, Senin (15/12/2014) malam.

Terkait info pembukaan Pasar Murah di Kawasan TKB yang akan dilakukan oleh Wali Kota Manado Vicky Lumentut dan tidak dilakukan atau batal, Wawali Mangindaan mengakui tamu dari Wali Kota mungkin banyak dan itu tidak masalah.

“Cuma masalah koordinasi aja kita untuk masalah keamanan kenyamanan lalu lintas,” kata Wawali Mangindaan.

Akan adanya anggapan Wawali Mangindaan ‘korban waktu’ atau menunggu lama kedatangan Wali Kota Lumentut yang tidak pasti, ditepis oleh Wawali Mangindaan.

“Ngga biasa aja, sudah ada rapat to tulalu? Rapat koordinasi, apa yang harus dilakukan masing-masing instansi. Kepolisian beking apa, perhubungan beking apa, PD Pasar beking apa, sudah ada semua,” ujar Wawali Mangindaan. (bersambung/robin)

 

Baca Juga:

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara