
Tondano – Jaman dahulu keberadaan kader muda dalam partai politik boleh dikesampingkan. Namun saat ini tidak lagi demikian. Banyak bukti menunjukkan, ada begitu banyak kader muda sebuah partai termasuk Partai Golkar menjadi wakil rakyat, kepala daerah, dan wakil kepala daerah. Inilah peluang yang terus diberikan Partai Golkar Minahasa kepada seluruh kadernya.
Terkait Pemilihan Umum tahun 2014 mendatang, Partai Golkar tetap memberikan kesempatan kepada sejumlah kader mudanya termasuk yang baru pertama kali berpartisipasi dalam Pemilu untuk meraih simpati rakyat. Menurut Ketua Golkar Minahasa Careig N Runtu, di setiap daerah pemilihan (dapil) hampir separuh tergolong kader muda.
Untuk masuk dan turut serta dalam perjuangan Partai Golkar Minahasa, yang pertama seorang kader harus memenuhi criteria yang ada. Namun yang tidak kalah pentingnya juga adalah bagaimana citra kader yang bersangkutan di mata masyarakat, khususnya dari daerah pemilihannya. Kesan baik dari masyarakat adalah salah satu modal utama untuk maju.
“Bangsa ini didirikan juga atas peran aktif dari generasi muda saat itu. Jadi tidak salah jika Partai Golkar dalam setiap iven politik menempatkan kader mudanya. Menang atau kalah itu urusan belakangan. Yang penting disini adalah bagaimana potensi dan kekuatan itu ditampilkan. Di kalangan legislatif bisa dibilang separuhnya adalah kader muda,” kata Runtu.(ang)
