Pria yang didapuk Forum Pemantau Parlemen (FPP) sebagai legislator DPR RI Terbaik 2019 itu dinilai sudah memperjuangkan modernisasi pasar dengan anggaran yang dikawalnya.
Ia berhasil membawa Rp90 milar dari pusat untuk pembangunan dan revitalisasi pasar di Sulut.
“Beliau mengerti tentang modernitas pasar. Kita berharap, pasar rakyat ke depan makin maju dan berkembang baik penataan pasarnya, maupun layanan digitalisasi. Tentu impian ini tidak lepas dari dukungan DPR RI. Bukan saja Kemendag. Jadi sangat layak Pak Jerry berjuang di jalur legislasi dan penganggaran,” ujar Isnandar Amiri, pedagang kelontong di Pasar Bersehati, Manado.
Akademisi Constan Naresy S.Fils mengatakan, dukungan kepada pejabat atau politisi yang memiliki passion terhadap rakyat adalah contoh kontrak politik kerakyatan yang didasari asas keyakinan.
“Itu semacam kontrak politik tidak resmi. Tapi ingat dukungan yang datang karena track record dan ikatan kinerja yang baik itu jauh lebih elegan. Artinya baik politisi maupun rakyat yang mendukung sudah yakin dengan kualitas diri seseorang yang menerima kepercayaan masyarakat. Masyarakat mendukung Jerry Sambuaga bisa jadi karena mereka berkeyakinan bahwa mereka menaruh harapan di pundak yang benar,” jelas dosen PTS itu.
Diketahui, doktor termuda politik dari UI itu diusung Partai Golkar kembali ke DPR RI. Namanya tercatat di nomor urut 2 bakal calon legislatif (Bacaleg) Golkar dari Dapil Sulut.
Dengan rekam jejaknya yang gemilang, ratusan ribu warga Sulut berharap Wakil Ketua Dewan Pakar GPPMP dan mantan Ketua Ikatan Pemuda Mahasiswa Minahasa di Jakarta (IPPMJ) itu bisa melenggang ke DPR RI untuk mengawal aspirasi masyarakat Nyiur Melambai di pusat.
(***/Finda Muhtar)
