Sangihe

Pegawai Lapas Tahuna Tolak Kepemimpinan Darwis

Tahuna— Sebanyak 30 pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIb Tahuna,  melakukan aksi demo menolak kepemimpinan Darwis H Amd IP S Sos yang dinilai terlalu arogansi dalam memimpin instansi tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh sejumlah pegawai lembaga klas IIb Tahuna
kepada sejumlah wartawan biro sangihe (11/09)  pagi tadi.

Dikatakan mereka, banyak alaasan yang membuat mereka terpaksa harus
melakukan aksi demo penolakana ini, karena sudah tidak nyaman dan
terganggu dengan kepemimpinannya.

“ Seperti contohnya  ibadah Paskah ke – dua yang digelar diliingkungan
lapas , oleh pak Darwis  di hentikan, dengan alasan menutamakan apel,
padahal ibadah sementara berlangsung,  begitu juga setiap ada berkas dan surat yang perlu ditandatangani, belum dianalisa terlebih dahulu langsung dicoret bahkan dibuang,” ungkap mereka.

ADVERTISEMENT

Dikatakan pula oleh para staf Lapas Tahuna, perilaku yang tidak mencerminkan keteladanan seorang pemimpin, hampir setiap hari terjadi
dan ini dilakukan setiap pelaksanaan apel pagi, dan ini membuat banyak
staf geram dengan perlakukan diskriminasi pimpinan seperti ini,” ujar
mereka lagi.

Untuk itu 30 pegawai lapas ini bersepakat menyurat ke Menteri Hukum
dan HAM RI di Jakarta untuk secepatnya melakukan pergantian terhadap kepemimpinan saat ini yang dinlai terlalu arogansi. “ Kami sudah
membuat surat yang mencantumkan nama dan tanda tangan pegawai yang ada di Lapas klas IIb Tahuna,” tambah mereka.

Sementara itu Kepala Lapas Tahuna Darwis H, ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. “ Memang ada pegawai Lapas Tahuna yang
melakukan aksi demontrasi dan meninggalkan tugas saat kerja. Dan masalah ini Saya sudah laporkan ke Kantor Wilayah dan Devisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM. Mereka akan turun ke Lapas Tahuna
untuk mencari tahu permasalahan ini,” kelit Darwis.

Ditambahkannya, Terkait  penolakan kepemimpinan dirinya yang dinilai
arogan, itu merupakan isu saja. “kalau saya arogan tidak mungkin saya
mendapatkan dukungan dari Narapidana dan mereka sudah menandatangani untuk mempertahankan saya sebagai Kalapas sampai masa jabatan
selesai,” tandasnya. (gun)