Bisnis dan Ekonomi

Pedagang Pasar Tradisional “Serbu” Pemkot Manado

Pedagang Pasar Tradisional "Serbu" Pemkot Manado

 

Manado, BeritaManado.com – Kantor Walikota Manado “diserbu” pendemo dari para pedagang pasar tradisional se-kota Manado, Senin (25/6/2018).

Para pendemo menuntut setidaknya 7 poin pernyataan sikap yang di tujukan kepada pemerintah pusat RI, kepada pemerintah Kota Manado dan Sulawesi Utara.

Pasalnya, hal yang di keluhkan para pedagang belum juga terealisasi, sesuai dengan program yang sudah di bicarakan oleh pemerintah kota Manado.

Djibran Ali, selaku ketua masyarakat pedagang pasar tradisional se-kota Manado, juga selalu pimpinan demo, memohon akan pengolahan pasar di kembalikan ke dinas karena dianggapnya pengelolaan yang di lakukan PD Pasar tidak sesuai dengan yang mereka harapkan.

Ada pun 7 poin yang diungkapkan oleh pendemo:

– Kami atas nama masyarakat pedagang pasar tradisional se Kota Manado, sepakat menghormati keyakinan masing-masing beragama.
– Sepakat menolak kehadiran berita boax.
– Sepakat menolak isu SARA dan diskriminasi
– Sepakat menolak kehadiran terorisme di Negara Republik Indonesia.
– Demi keutuhan NKRI kami sepakat harga mati mendukung pemerintah, TNI dan POLRI.
– Kami sepakat 100% untuk mendukung POLRI membasmi penyakit masyarakat, diantaranya perjudian, perzinahan, pencurian, premanisme, dan kejahatan lainnya.
– Kami sepakat menolak kehadiran oknum-oknum pemimpin yang zalim.

(RyanLombogia)

 

 

 

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara