Kota Manado

PDIP Manado Konsolidasi: FPT dan Wawancara 562 Kader

Richard Sualang Ketua DPC PDIP Manado saat FPT dan wawancara calon Ketua Ranting
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado dr. Richard Sualang yang juga Wakil Wali Kota Manado, menyampaikan arahan saat pelaksanaan Fit and Proper Test (FPT) dan wawancara calon Ketua Ranting di 87 kelurahan se-Kota Manado.

Penulis: Tim Redaksi

Manado, BeritaManado.com – Mesin partai PDIP Manado kembali dipanaskan lewat tahapan seleksi ketat calon pemimpin di tingkat kelurahan. Sebanyak 562 kader mengikuti Fit and Proper Test (FPT) sekaligus sesi wawancara sebagai calon Ketua Ranting yang tersebar di 87 kelurahan se-Kota Manado.

Uji kelayakan ini bukan sekadar formalitas. Proses ketat ini menjadi bagian dari konsolidasi besar-besaran PDIP Manado untuk memastikan hanya kader terbaik yang duduk di posisi strategis level akar rumput.

ADVERTISEMENT

Tingginya jumlah peserta yang mengikuti FPT dan wawancara ini mencerminkan antusiasme kader sekaligus komitmen kuat partai membangun organisasi hingga lapisan paling bawah.

Konsolidasi PDIP Manado Lewat FPT Calon Ketua Ranting

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Manado, dr. Richard Sualang, menyebut proses seleksi ini sebagai agenda penting dalam konsolidasi internal partai.

“Pembentukan kepengurusan ranting merupakan bagian penting dari agenda konsolidasi internal partai. Selain memperkuat struktur organisasi, proses ini juga menjadi momentum untuk menghadirkan kader-kader terbaik yang memiliki kapasitas, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujar Sualang, Sabtu (01/08/2026).

Ia menegaskan, seleksi lewat FPT dan wawancara calon Ketua Ranting ini dijalankan dengan semangat gotong royong. Tahapan ini sekaligus menjadi ajang mempersiapkan kader yang kelak memimpin roda organisasi partai di level kelurahan.

Didampingi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Manado, Jeffry Polii, SH, Sualang menjelaskan bahwa mekanisme internal partai memberi ruang bagi setiap kader untuk unjuk kesiapan mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Ranting.

“Melalui mekanisme organisasi yang berjalan sesuai dengan ketentuan partai, setiap kader diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dan menunjukkan kesiapan dalam mengemban amanah sebagai Ketua Ranting. Hal ini menjadi wujud pelaksanaan demokrasi internal yang mengedepankan kebersamaan, soliditas, dan semangat gotong royong,” ucapnya.

Peran Strategis Calon Ketua Ranting di Tingkat Kelurahan

Sualang menekankan, posisi Ketua Ranting bukan sekadar jabatan simbolis. Peran ini menempati posisi strategis sebagai garda terdepan organisasi di setiap kelurahan.

“Mereka diharapkan mampu memperkuat komunikasi dengan masyarakat, mengawal berbagai program kerakyatan, serta menjadi penggerak utama dalam membesarkan PDI Perjuangan di wilayah masing-masing,” tegas Sualang yang juga menjabat Wakil Wali Kota Manado.

Tingginya minat warga mengikuti FPT untuk menjadi calon Ketua Ranting turut menjadi sorotan tersendiri. Fenomena ini dinilai sejalan dengan visi besar PDIP dalam mempersiapkan regenerasi kepemimpinan partai.

“Tingginya jumlah kader yang mengikuti proses pembentukan Ketua Ranting juga menunjukkan bahwa regenerasi kepemimpinan di tubuh PDI Perjuangan Kota Manado berjalan dengan baik. Semangat kader untuk mengambil bagian dalam membangun organisasi menjadi modal penting dalam menjaga kekompakan serta meningkatkan kualitas pelayanan politik kepada masyarakat,” ujarnya.

Rasa optimistis pun terpancar dari Sualang menyoal dampak seleksi calon Ketua Ranting ini terhadap soliditas partai di akar rumput.

“Dengan terbentuknya kepengurusan ranting yang baru, PDI Perjuangan Kota Manado optimistis struktur organisasi akan semakin solid, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menjalankan tugas-tugas partai secara efektif. Konsolidasi yang kuat hingga ke tingkat kelurahan diharapkan menjadi fondasi dalam memperkuat perjuangan partai dan terus hadir bersama rakyat,” katanya.

Harapan besar itu digantungkan pada kinerja para calon Ketua Ranting yang lolos FPT dan wawancara agar mampu menerjemahkan semangat konsolidasi menjadi kerja nyata di lapangan.

“Sesuai semangat yang terus dijaga oleh seluruh kader, PDI Perjuangan akan terus bergerak bersama rakyat, memperkuat organisasi dari akar rumput, dan mengedepankan nilai-nilai gotong royong dalam setiap langkah perjuangan,” tutupnya.

Tahapan FPT dan wawancara ini menjadi penanda bahwa konsolidasi PDIP Manado tak sekadar seremoni, melainkan proses seleksi sungguhan demi kader terbaik yang siap bekerja untuk rakyat.