
MANADO – DPRD Manado memberikan perhatian serius terhadap dunia pendidikan di Manado bagian utara. Perhatian ekstra pemerintah dibutuhkan untuk memacu sektor pendidikan di wilayah ini yang tertinggal dengan Manado bagian selatan.
Diutarakan anggota Dekot Widjayanto Patonti kepada beritamanado, Rabu (06/10), jumlah sekolah negeri di wilayah ini sangat minim, sebagai contoh kecamatan Singkil yang padat penduduk tidak memiliki SMP, SMA dan SMK Negeri.
“”Padahal di kecamatan ini memiliki SD 20-an, tapi tidak ada sekolah lanjutan negeri,” ujar Patonti. Hal sama di kecamatan Bunaken, tidak ada SMA dan SMK negeri.
Lanjut Patonti, dirinya menemukan seorang pengajar di Bunaken yang memiliki SK guru daerah terpencil, namun pengganjian tidak sesuai SK.
“Ini juga harus diperhatikan. Gaji harus sesuai SK, jangan sampai terjadi penyimpangan,” tegasnya lagi. (JRY)
