Kota Manado

Pasca Bencana, Manado Tak Menyenangkan Lagi

Manado – Salah satu misi pemerintah Kota Manado untuk menciptakan kota yang menyenangkan tampaknya tidak dirasakan di awal tahun 2014 ini.

Pasalnya, setelah Kota Manado di terjang banjir bandang dan tanah lonsor, kenyamanan seakan jauh dari kota Tinutuan. Hal ini terjadi disebabkan kemacetan, debu, jalan rusak, jalan gelap dan sampah menjadi persoalan yang harus segera mendapatkan perhatian pemerintah.

Selain itu, angkot yang tidak dapat melayani sebagaian warga karena jembatan anjlok dan para siswa tidak dapat bersekolah karena kehilangan seragam serta peralatan tulis menulis, merupakan keluhan warga yang belum terpenuhi.

Kehidupan yang tidak nyaman juga sangat dirasakan masyarakat yang berada di tempat-tempat pengungsian. Tidur beralaskan terpal dan matras seadanya, dijalani warga dengan kepasrahan.

Menanggapi sejumlah persoalan itu, personil DPRD Kota Manado, Boby Daud menghimbau agar pemerintah segera menjawab keluhan dan kebutuhan masyarakat, khususnya warga korban bencana. 

“Memang butuh waktu untuk memulihkan kondisi Kota Manado. Setidaknya kebutuhan masyarakat yang paling mendesak harus dipenuhi lebih dahulu. Agar kenyamanan masyarakat seperti yang diharapkan secara bertahap terpenuhi. Dan Manado tetap menjadi kota yang menyenangkan,” tanda Daud, ketika dihubungi via telepon. (Leri)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara