
Manado – Pasca kejadian bencana banjir dan tanah longsor yang melanda perumahan elit CitraLand Kota Manado, yang memakan banyak korban jiwa, dinilai sejumlah pihak akan mempengaruhi daya beli masyarakat. Hal itu ditanggapi dingin oleh pihak pengembang CitraLand, melalui GM Davis Sumanti menyatakan dari segi bisnis, pihaknya tidak terlalu kuatir.
Kepada BeritaManado.com Sumanti beralasan karena CitraLand selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan, walaupun resiko itu tetap ada tetapi secara bisnis bagi dia adalah nomor dua.
“Ini terkait dengan bisnis, artinya bagaimana kita menciptakan aman dan nyaman apa yang akan kita ciptakan kepada konsumen, misalnya kita mau buat apa, kalau berbicara bisnis mungkin hitung-hitungan, tetapi untuk kami sekarang ini akan membuat sesuatu atau konstruksi-konstruksi dan lain-lain walaupun biayanya besar atau ada tambahan biaya untuk kami, kami tidak memperhitungkan itu tapi yang penting bagi konsumen kami bisa merasakan nyaman dan aman,” jelas Sumanti.
Seperti diketahui pasca terjadinya tanah longsor di CitraLand sedikitnya terdapat 6 orang tewas, serta belasan mobil tertimbun tanah karena bencana tanah longsor yang melanda kompleks perumahan elit tersebut. (Jrp)
