Politik dan Pemerintahan

Siswa WNI di Mindanau 90 Persen Asal Sangihe dan Talaud Butuh Perhatian Pemerintah

MANADO – Pertemuan Konjen Indonesia di Davao City dengan jajaran Pemprov Sulut di pimpin Asisten Administrasi Umum Aseano Gammy Kawatu, MSi, di ruang rapat Ex. WOC, Jumat (2/12). Konjen RI di Davao City, diwakili oleh Acting Konjen Sukarsono mengatakan, “saat ini kami punya sekolah Indonesia di Mindanau yang dikelolah oleh Konjen bahkan murid sekolah dasar saat ini berjumlah 106 siswa, 90 persen merupakan WNI asal Sangihe dan Talaud.”

Begitu pula dengan siswa SMA, Sukarsono memintakan “kesedian Pemprov Sulut untuk memberikan bea siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi di Sulut, hal itu dimaksudkan agar mereka bisa merasakan adanya perhatian dari pemerintah Indonesia, Ia juga menambahkan hingga saat ini jumlah WNI di Mindanau ada sekitar 8.996 jiwa,” jelasnya Sukarsono

Kawatu, menyambut baik dialog interaktif dan pertemuan dengan Pemprov Sulut, hal itu dimaksudkan agar Pemprov bisa mengetahui lebih detail tentang keberadaan WNI di Philipina. Tidak hanya siswa yang akan di bantu lewat pemberian bea siswa, tetapi kesejahteraan rakyat di pulau-pulau terluar terus menjadi prioritas utama Pemprov Sulut maupun pemerintahan yang ada di 3 Kabupaten kepulauan yakni Talaud, Sangihe dan Sitaro, katanya. (*/jrp)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara